MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Dua bangunan warung di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pantai Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, rusak berat akibat tanah longsor yang terjadi pada Minggu (26/10/2025) pagi. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Kapolsek Kalidawir, IPTU Bambang Kurniawan, S.H., melalui Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdianto, menjelaskan longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat sejak Sabtu (25/10/2025) pagi hingga malam.
“Dua warung di JLS Pantai Sine terdampak longsor. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena pemilik sudah sempat mengosongkan warung sebelum kejadian,” terang Ipda Nanang dalam keterangan resmi, Minggu (26/10/2025) malam.
Dua warung yang rusak masing-masing milik Supardi (49) pemilik Warung Angkringan Pak Lepek, dan Solikin (47) pemilik Warung Angkringan Dua Putra. Keduanya warga Dusun Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir.
Kronologi Kejadian
Menurut laporan kepolisian, tanda-tanda longsor sudah terlihat sejak Sabtu sore ketika bagian belakang tanah di sekitar warung mulai retak. Kedua pemilik warung bersama warga sekitar kemudian mengamankan barang berharga dan meninggalkan lokasi pada malam hari.
Keesokan paginya, sekitar pukul 08.00 WIB, tanah longsor sedalam sekitar 50 meter terjadi dan langsung menyeret dua bangunan warung ke bawah tebing. Warung milik Supardi mengalami kerusakan sekitar 50 persen, sementara bangunan milik Solikin ambruk total.
Polsek dan BPBD Turun Tangan
Menindaklanjuti laporan warga, jajaran Polsek Kalidawir, BPBD Kecamatan Kalidawir, Camat Kalidawir, serta Koramil setempat langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi memasang police line di area rawan dan menutup bagian tebing yang longsor dengan terpal.
“Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait agar dilakukan penanganan lanjutan, termasuk pemantauan terhadap kondisi tanah di sekitar lokasi,” tambah Ipda Nanang.
Selain mengamankan lokasi, petugas juga melakukan pendataan terhadap korban dan melaporkan kejadian kepada pimpinan Polres Tulungagung.
Kerugian dan Imbauan
Kerugian material akibat musibah ini diperkirakan mencapai Rp50 juta. Polisi mengimbau masyarakat di sekitar jalur Pantai Sine agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat curah hujan di wilayah selatan Tulungagung masih tinggi dalam beberapa hari terakhir.
“Kami imbau masyarakat di sekitar JLS Sine untuk berhati-hati dan tidak mendirikan bangunan terlalu dekat dengan tebing atau lereng curam,” tegasnya.
Musibah ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di kawasan rawan bencana, terutama saat musim hujan. Aparat gabungan memastikan pemantauan terus dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban di kemudian hari.












