BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPENDIDIKAN

Dugaan Hibah Fiktif Ratusan Juta Rupiah, Taman Kanak-Kanak di Tulungagung Mengaku Kaget

×

Dugaan Hibah Fiktif Ratusan Juta Rupiah, Taman Kanak-Kanak di Tulungagung Mengaku Kaget

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Taman Kanak-kanak (TK) Pembina Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan Tulungagung Kota, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur mengaku kaget adanya gelontoran dugaan dana hibah ratusan juta rupiah pada pendidikannya. Hal itu pun dibantah oleh pihak lembaga tersebut.

Pernyataan itu dikatakan Kepala Sekolah TK Pembina Kelurahan Kutoanyar, Tri Winarni, S.Pd., melalui Sutini, salah satu guru kepada media online nasional Mattanews.co di kantor setempat, Senin (13/5/2024).

“Kami kaget mendengar kabar tersebut, karena selama ini tidak pernah mengajukan proposal bantuan, bahkan menerima hibah sejumlah yang panjenengan (Wartawan_red) sebutkan itu (Rp. 817.524.150 rupiah),” ucap Sutini.

“Ngapunten (Maaf_red) Ibu Tri sedang ada tugas ke Surabaya hari ini,” imbuhnya.

Sutini menambahkan mencuatnya dugaan hibah fiktif tahun anggaran 2022 pada satuan pendidikan membuat lembaganya kelimpungan sekaligus binggung atas beredarnya kabar tersebut.

Bahkan, sambung dia, ia mengaku lembaganya pernah didatangi oleh LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang menanyakan apakah TK Pembina menerima hibah tahun anggaran 2022.

“Kami sama sekali tidak mengetahui adanya hibah, hal ini sudah dibicarakan dan diskusikan bersama Ibu Tri (Kepala sekolah) dan para guru-guru,” tambahnya.

“Saat itu kami juga sudah lakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung terkait kebenaran hibah tersebut,” sambungnya.

“Uang segitu itu bagi kami sangat banyak sekali, kenapa lembaganya tidak pernah menerima kok disampaikan kabar seperti itu,” pungkasnya.

Terpisah, Pelaksana Harian (Plh) Perkumpulan Komunitas Tulungagung Perduli (PKTP) Susetyo Nugroho mengatakan, pihaknya menyoroti adanya dugaan TK Pembina Kelurahan Kutoanyar, Kabupaten Tulungagung menerima hibah fiktif pada satuan pendidikan yang bersumber pada Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Kabupaten Tulungagung tahun anggaran 2022 sejumlah Rp. 817.524.150 rupiah.

“Dugaan hibah fiktif untuk TK Pembina Kelurahan Kutoanyar tertulis untuk Pembangunan Sarana, Prasarana dan
Utilitas PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sejumlah Rp. 817.524.150 rupiah,” kata Mbah Yok lebih akrab disapa itu.

“Merujuk pada Buku APBD Lampiran III Tahun 2022 ( Perbup No 61 Tahun 2021 Lampiran III Tentang Hibah Keuangan dan Barang),” imbuhnya.

Dia menambahkan, adanya dugaan hibah fiktif pada satuan pendidikan pihaknya sudah mengajukan surat untuk hearing bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung.

“Sudah hearing bersama Komisi A DPRD Tulungagung pada Rabu, 24 April 2024, namun sangat disayangkan berujung deadlock,” tambahnya.

“Kenapa deadlock, karena saat hearing tidak hadir TAPD Pemerintah kabupaten dan Banggar DPRD Tulungagung,” tandasnya.