MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Berbeda haluan politik untuk menyatakan sikap dukungan kepada setiap pasangan calon dalam Pemilihan Kepala Daerah, merupakan hal lumrah dalam berdemokrasi.
Demikian juga sikap dua Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu periode 2019-2024 dari Partai Amanat Nasional (PAN), Budiarjo dan Samsudin. Mereka memutuskan untuk mundur dari keanggotaan partai berlambang matahari besutan Amien Rais itu.
Kedua anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu yang cukup senior telah menjalankan karier politiknya sebagai wakil rakyat di Kabupaten Kapuas Hulu ini, memiliki pandangan berbeda dalam Pilkada Kapuas Hulu. Mereka memilih mendukung Cabup dan Wabup Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan dan Sukardi (SIKAD), dengan berbagai pertimbangan.
“Kami menyatakan sikap, kami mengundurkan diri dari PAN dengan berbagai pertimbangan, dan kami memilih memberi dukungan untuk pasangan Fransiskus Diaan – Sukardi,” tegas Budiarjo.
Budi mengungkapkan, selama masa persiapan pencalonan Wahyudi Hidayat selaku kader PAN Kapuas Hulu, dirinya dan juga Samsudin tidak pernah dilibatkan.
Bahkan belakangan muncul berita pernyataan dari jajaran Pengurus PAN Kapuas Hulu menyatakan akan memecat dirinya bersama Samsudin. Padahal Budi dan Samsudin hingga hari ini masih berstatus mewakili Partai di DPRD, dimana Budiarjo menjabat Ketua Fraksi dan juga Ketua Komisi B di DPRD Kabupaten Kapuas Hulu.
“Kami lakukan pengunduran diri agar tidak ada fitnah. Kami kabarnya mau di pecat, tapi belum ada suratnya sampai sekarang,” ungkap Budiarjo.
Budi menegaskan menurut dirinya dan Samsudin, pasangan SIKAD pantas didukung dan pihaknya yakin pasangan tersebut jadi pemenang dalam Pemilu Kepala Daerah Kabupaten Kapuas Hulu.
“Kami menghormati keputusan partai mendukung siapa walau kami tidak dilibatkan, konsekuensinya kami undur diri dari PAN, dan partai bisa menghormati keputusan kami,” pungkas Budiarjo.
Seperti diketahui, Budiarjo merupakan Politisi senior di PAN, ia menjadi anggota DPRD Kapuas Hulu dari PAN sejak tahun 2009 hingga 2024, sementara Samsudi dari tahun 2019 hingga 2024.















