BERITA TERKINI

Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek: Keberkahan Kamis Wage, di Kediaman Gatut Sunu Tulungagung

×

Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek: Keberkahan Kamis Wage, di Kediaman Gatut Sunu Tulungagung

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Majelis Semaan Al-Qur’an Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek menyelenggarakan Rutinan Kamis Wage di kediaman Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Tulungagung periode 2018-2023, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E.

Ritual dzikir tersebut, yang diwariskan oleh KH. Hamim Jazuli atau Gus Miek, putra dari pendiri pondok pesantren Al-falah Desa Ploso, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur, diadakan di kediaman Gatut Sunu Wibowo.

Saat dijumpai, Gatut Sunu Wibowo, Owner Romo Wijoyo Group, menyatakan kesyukurannya atas penggunaan rumahnya sebagai tempat rutin Dzikrul Ghofilin setiap Kamis Wage.

“Dzikrul Ghofilin memiliki arti dzikirnya orang-orang yang lalai) dan mencakup tawasul, sholawat, istigfar, tahlil, dan doa-doa,” ungkap Gatut Sunu, Kamis (18/1/2024) Malam.

Gatut Sunu menambahkan bahwa kegiatan ini direncanakan tiga bulan sebelumnya. Kendati hujan, ribuan masyarakat dari Tulungagung dan Blitar tetap antusias hadir.

“Gus Robet Tijani Saifun Nawas, Pengasuh majelis ini, adalah putra Gus Miek, dan penanggung jawab majelis adalah Gus Thuba Topo Broto Maneges, cucu Gus Miek,” imbuhnya.

Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek sebagai kegiatan rutin Kamis Wage membutuhkan kesigapan mengingat harus meninggalkan aktivitas harian dari usai salat Subuh hingga Maghrib.

Pihaknya sudah menyediakan catering untuk 1.000 orang yang meramaikan kegiatan ini. Meskipun hujan, jemaah tetap memadati semaan rutinan Kamis Wage, dan tahun depan Gatut Sunu menyatakan siap menjadi tuan rumah lagi.

Gatut Sunu mengklarifikasi bahwa kegiatan ini tidak hanya ibadah tetapi juga tasyakuran atas anaknya, dokter Vio, yang diterima sebagai siswa spesialis Bedah Orthopedi di Universitas Airlangga Surabaya.

“Momentum ini sebagai wujud rasa terima kasih kepada Allah SWT dan masyarakat Tulungagung. Ini juga sebagai tasyakuran dari ananda dokter Vio diterima sebagai siswa spesialis Bedah Orthopedi di Universitas Airlangga Surabaya,” terangnya. (Ferry Kaligis)