MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Putri Calon Wakil Presiden (Cawapres) Muhaimin Iskandar, Rahma Arifa Muhaimin atau lebih dikenal sebagai Rara Muhaimin, berkunjung ke Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (24/1/2024).
Kunjungan itu merupakan bagian dari Ekspedisi Perubahan, di mana Rara Muhaimin berdiskusi dengan lebih dari 300 kawula muda di Kedai Teh Tarik DMR, Jalan Ahmad Yani Barat, Tulungagung.
Dalam rangka ekspedisi perubahan, Rara Muhaimin berfokus pada diskusi dan penyerapan aspirasi kawula muda di Tulungagung.
“Kesan sangat luar biasa melihat kawula muda di Tulungagung,” terangnya.
Aspirasi yang terhimpun akan ia sampaikan kepada ayahnya, Muhaimin Iskandar, sebagai pertimbangan untuk program-program yang akan ia usung.
Rara Muhaimin menyampaikan kesan positif terhadap antusiasme dan semangat kawula muda Tulungagung. Ia mencatat bahwa kawula muda di sana menunjukkan keterlibatan yang luar biasa, bahkan melebihi harapan.
Salah satu isu yang mencuat selama diskusi adalah pernikahan dini, yang dianggap istimewa dan sangat konkret. Rara Muhaimin menyatakan bahwa isu tersebut mencerminkan kepedulian kawula muda Tulungagung terhadap masalah sosial.
“Tulungagung saya dapatkan isu pernikahan dini. Menurut saya paling istimewa dan ini isu sangat konkret krusial. Berarti kawula muda di Tulungagung peduli isu pernikahan dini,” katanya.
Kunjungan Rara ke Tulungagung, memiliki tujuan untuk menciptakan ruang demokrasi yang sehat. Putri Cak Imin itu menekankan bahwa tujuan utama ekspedisi perubahan adalah mengajak berdiskusi dan berpikir, bukan sekadar mempengaruhi pilihan elektoral.
“Dampak elektoral bukan fokus utama. Yang penting adalah upaya kita dalam menciptakan ruang demokrasi yang sehat. Mengajak berdiskusi, dan berpikir bersama,” ujar Rara Muhaimin.
Dengan pendekatan ini, ekspedisi perubahan bertujuan membuka ruang bagi diskusi dan pemikiran bersama. Menjauh dari pendekatan eksplisit yang hanya mengajak untuk memilih tanpa pertimbangan yang mendalam.
“Justru yang ekspedisi perubahan lakukan ini adalah mengajak teman-teman berpikir dan berdiskusi bareng-bareng dan itulah menurut saya approach masuklah,” pungkasnya. (Ferry Kaligis)














