MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menyebut empat sumber penerimaan retribusi pasar guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pernyataan ini dikatakan Kepala Disperindag Kabupaten Tulungagung Drs. Tri Hariadi, M.Si., melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis Pasar Zaenu Mansur, S.Sos., saat ditemui di ruang kantor lantai 2 Pasar Ngemplak setempat, Rabu (1/2/2023).
“Ada 4 sumber penerimaan retribusi pasar diantaranya retribusi pelayanan persampahan dan kebersihan, pelayanan pasar, pasar grosir, dan tempat parkir khusus,” ucap Zaenu.
“Dari 31 pasar di kabupaten Tulungagung untuk 4 sumber penerimaan retribusi tersebut didominasi Pasar Ngemplak,” imbuhnya.
Dia menambahkan pihaknya membeberkan untuk rencana penerimaan tahun 2021 ke 2022 memang mengalami penurunan.
Secara terperinci, lanjut Zaenu, untuk rencana penerimaan tahun 2021 Rp. 4.317.429.000,- sedangkan pada tahun 2022 rencana penerimaan Rp. 4.386.742.540.
“Adapun realisasi penerimaan tahun 2021 itu Rp. 4.384.800.500,- atau 107 persen, sedangkan tahun 2022 Rp. 4.318.417.850,- atau 105 persen,” tambahnya.
“Kami buka kajian dahulu dari tahun 2021 ke 2022 memang mengalami penurunan dari 107 persen menjadi 105 persen. Meskipun begitu, secara umum pasar-pasar di Tulungagung untuk rencana penerimaan itu sebenarnya tercapai,” sambungnya.
“Ada beberapa permasalahan tidak tercapai di tahun 2022 lalu, karena ada kegiatan penutupan pasar hewan terpadu akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Pasar ditutup beberapa bulan pada pasar hewan dan dibuka untuk lokal, hal ini sangat berpengaruh dalam hasil rencana penerimaan,” kata Zaenu menambahkan.
Lebih lanjut Zaenu menjelaskan pada tahun 2023 pihaknya dalam upaya mendongkrak PAD bersumber dari penerimaan retribusi pasar akan mengoptimalkan pengelolaan sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Rencana penerimaan kayaknya tidak ada kenaikan yang stagnan, kami akan melakukan evaluasi kejadian tahun lalu,” terangnya.
“Sesuai instruksi Pak Kadin ada beberapa kiat sekaligus menekankan dalam mengoptimalkan dalam pengelolaan pasar diantaranya dalam bentuk memberikan pelayanan yang lebih memahami kejadian kebutuhan apa yang diperlukan pasar utama pedagang, pengunjung dan lainnya,” imbuhnya.
“Selain itu, Sumber Daya Manusia harus ditingkatkan mulai dari disiplin, tata kelola kinerja dan lain sebagainya,” tutupnya.















