MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Warga Desa Sukorejo Wetan, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam sumur di area ladang jagung, Sabtu (25/10/2025) sore. Korban diketahui bernama AE (27), warga setempat yang sebelumnya dilaporkan hilang selama dua hari.
Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, S.H., S.I.K., MTCP., melalui Kasihumas Polres Tulungagung Ipda Nanang Murdianto, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, telah ditemukan seorang warga dalam keadaan meninggal dunia di dalam sumur di wilayah Kecamatan Rejotangan. Petugas sudah melakukan olah TKP dan evakuasi bersama tim pemadam kebakaran. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” terang Ipda Nanang, Minggu (26/10/2025).
Menurut keterangan pihak kepolisian, evakuasi dilakukan oleh personel Pamapta Polres Tulungagung, piket fungsi, dan tim pemadam kebakaran Kabupaten Tulungagung. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena posisi korban berada di dasar sumur di tengah area ladang jagung.
Dari hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, diketahui korban meninggalkan rumah pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 19.00 WIB dengan alasan hendak ke kamar mandi di belakang rumah. Namun, hingga malam hari korban tak kunjung kembali.
Pihak keluarga bersama warga sekitar kemudian melakukan pencarian intensif selama dua hari. Hingga akhirnya pada Sabtu siang, salah satu warga bernama Rokip mencium bau tidak sedap dari arah sumur di tengah ladang. Setelah memastikan sumber bau berasal dari dalam sumur, ia segera melapor ke Polsek Rejotangan yang diteruskan ke SPKT Polres Tulungagung.
“Petugas langsung menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi bersama tim Damkar. Saat korban berhasil diangkat, kondisinya sudah meninggal dunia,” imbuhnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga menyebut AE memiliki riwayat gangguan jiwa (ODGJ), dan sering pergi tanpa pamit.
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.














