MATTANEWS.CO, PALI – Kebocoran pipa gas disinyalir milik Pertamina di wilayah Dusun 8 (Sungai Deras), Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memicu perhatian serius dari lembaga legislatif setempat.
Firdaus Hasbullah, SH., MH Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PALI, menyatakan apresiasi mendalam terhadap respons cepat tim gabungan yang saat ini tengah berjibaku di lapangan untuk memadamkan api dan melokalisir area kebocoran. Namun, ia menegaskan bahwa langkah darurat saja tidak cukup.
“Kami sangat mengapresiasi upaya tim gabungan di lapangan. Namun, kami mendesak Pertamina untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh dan penggantian pipa yang sudah rusak atau tidak layak. Ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan,” tegas Politisi Demokrat saat dihubungi mattanews.co pada Kamis (26/2/26).
Selain masalah teknis, keselamatan dan kesejahteraan warga di sekitar lokasi kejadian menjadi poin utama yang disoroti. Firdaus meminta Pertamina tidak menutup mata terhadap dampak sosial dan ekonomi yang dialami masyarakat akibat insiden ini.
“Kami pastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami juga meminta pihak Pertamina segera menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak langsung oleh kebocoran ini,” ujar Ketua DPW PGK Sumsel itu.
Sebagai tindak lanjut resmi, Firdaus menyatakan pihaknya berencana akan melayangkan surat pemanggilan dan koordinasi kepada pihak manajemen Pertamina serta SKK Migas untuk meminta pertanggungjawaban serta penjelasan terkait prosedur pemeliharaan infrastruktur migas di wilayah tersebut.
“Kita akan surati pihak Pertamina dan SKK Migas dalam waktu dekat. Kami akan terus memantau proses perbaikan ini hingga tuntas demi keamanan masyarakat PALI.” Tukasnya.














