BERITA TERKINIHEADLINE

Gaet UNODC, IKAI Sumsel Tingkatkan Kompetensi Anggota

×

Gaet UNODC, IKAI Sumsel Tingkatkan Kompetensi Anggota

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Guna meningkatkan kompetensi SDM dalam memberikan layanan rehabilitasi bagi korban penyelahgunaan narkoba, Ikatan Konselor Adiksi Indonesia (IKAI) Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) adakan pelatihan ‘Treatnet Volume B’ kepada anggotanya, Senin (10/1/2022).

Pelatihan yang menyandang tema ‘Element of Psychological Treatment’ dilaksanakan di Emilia Hotel Palembang, pada 10-14 Januari 2022.

Dikatakan Ketua IKAI Wilayah Sumsel, Denny Andrea ICAP I, pelatihan tersebut, pihaknya menggaet United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) Indonesia.

“Kegiatan ini kerjasama dengan UNODC yang langsung memberikan materi. Ini suatu hal luar biasa, kita mendapatkan materi dari Trainer yang mempunyai skill di bidang ini,” kata pria yang akrab disapa Denny.

Menurutnya, kegiatan yang diikuti 20 peserta itu, merupakan inisiasi program kerja yang sudah diterapkan IKAI Wilayah Sumsel. Dimana, para Konselor Adiksi diberikan pelatihan dan pembekalan keterampilan.

Hal itu dilakukan, Denny melanjutkan, untuk membantu pemerintah dalam mempersiapkan SDM yang kompeten, dalam menangani korban penyalahgunaan narkoba.

“Dimana kita ketahui bahwa saat ini, rehabilitasi di Indonesia mempunyai SNI,” ujarnya.

Maka dari itu, Denny menuturkan, pelatihan berbasis bukti itu akan terus dilakukan. Agar Konselor Adiksi yang tergabung di IKAI Wilayah Sumsel dapat memberikan pelayanan terbaik di tempat lembaga rehabilitasi bekerja.

“Di tahun ini, akan terus diadakan. Karena ini sangat penting bagi kami untuk bekerja di bidang rehabilitasi,” tuturnya.

Ditempat sama, Ketua IKAI Nasional, Samuel Nugraha ICAP II menjelaskan, kegiatan itu guna meningkatkan profesionalisme dari Anggota IKAI Wilayah Sumsel.

“Kegiatan ini salah stau wujud kerjasama UNODC, yang fokus untuk meningkatkan kualitas layanan dalam menangani penyalahgunaan Zat Adiksi,” jelasnya.

Pria yang kerap disapa Sam itu mengapresiasi IKAI Wilayah Sumsel. Hal itu dikarenakan, paling aktif dalam meningkatkan profesionalisme pelatihan bagi konselor.

“Harapannya SDM yang ada di IKAI Wilayah Sumsel, bisa meningkatkan kualitas dan berhasil mengatasi permasalahan penggunaan NAPZA,” kata Sam.

Sementara itu, Program Officer, UNODC, Narendra Narotama berujar, dalam pelatihan itu, ia memberikan 2 materi keterampilan khusus. Yaitu Teknik Motivational interviewing (MI) dan teknik Cognitive Behaviour Therapy (CBT).

“Kebetulan materi yang digunakan menggunakan materi yang dikembangkan UNODC. Isi materinya sangat penting dan telah di uji coba berbasis bukti,” ujarnya.

Dilanjutkan Narendra, pihaknya yang berasal dari Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) urusan narkoba dan kriminal berharap, IKAI Wilayah Sumsel dapat mengaplikasikan skill yang dilatihkan.

“Setelah memeproleh materi dan mengaplikasikan di area kerja. Semoga dapat membantu teman-teman yang memiliki masalah NAPZA. Karena pemulihan bisa terjadi didukung praktisi yang memiliki bekal,” tukasnya.