Reporter : Agustoni
LAHAT, Mattanews.co – Setelah sebelumnya ratusan Emak Emak warga Desa Prabu Menang melakukan aksi hadang angkutan batu bara kini giliran ratusan emak emak warga Desa Gunung Kembang Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat Sumatera Selatan menggelar aksi duduk ditengah jalan lintas Lahat-Muara Enim, Senin (28/9).
Aksi demo ini emak-emak lakukan untuk menghadang angkutan batubara yang melintas di jalan menuju stokfile Titan, Rapen dan Stasiun Kereta api Desa Muara Lawai.
Ratusan emak emak ini kesal melihat Angkutan Batubara jenis tronton dan petikemas yang mengakibatkan debu berterbangan yang menurut emak emak dapat menyebabkan ISPA.
“Rumah kami dipinggir jalan Sudah kena debuan semua, dari angkutan batubara yang melintas setiap malam, mulai pukul 18.00 wib, belum lagi kalau sudah kosong truk batubara suka ngebut pada waktu pulangnya,” kata seorang emak emak yang turut duduk di tengah jalan dengan santai
Kemacetanpun tak terhindar, pada saat puluhan mobil R4 terhenti, truck angkutan batu bara, tronton dan peti kemas terjebak tak dapat melintas.
“Malam ini dialogpun akan berlangsung, esok akan disampaikan ke Pemkab Lahat,” kata Miharta, Camat merapi timur.
Editor : Chitet














