MATTANEWS.CO, CIAMIS – Forum Masyarakat dan Mahasiswa Peduli Pelayanan Publik berunjuk rasa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (9/6/2021).
Mereka menuntut pemerintah daerah setempat untuk memperbaiki pelayanan RSUD dan meminta BPJS Kesehatan menyosialisasikan prosedur pelayanan secara efektif dan efisien.
Sempat terjadi kericuhan di gerbang Kantor DPRD antara pengunjuk rasa dengan aparat kepolisian, hingga akhirnya aparat tidak bisa menahan para pengunjuk rasa dan masuk ke halaman gedung DPRD Ciamis.
Pengunjuk rasa yang berjumlah kurang lebih 150 orang itu melakukan orasi di halaman gedung DPRD Ciamis dan sempat terjadi adu mulut antara Demonstran dengan Sekretaris Dewan (Sekwan).
Pasalnya, Uga selaku Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Ciamis mengatakan Direktur Rumah sakit tidak bisa hadir dengan alasan terkena virus Covid-19. Selain itu, ia mengatakan Kepala BPJS pun tidak hadir disebabkan kantor BPJS per/tanggal 9 lockdown.
Gian Ferdyana, salah satu pengunjuk rasa mengungkapkan kekecewaannya. Ia mengatakan sangat kecewa, karena dalam surat undangan, telah mengundang beberapa elemen dan konstitusi yang ada di Kabupaten Ciamis untuk hadir.
“Hari ini, kebetulan dengan berbagai alasan mereka tidak hadir,” ujarnya.
Untuk itu, lanjut dia, para pengunjuk rasa akan datang lagi melakukan aksi dengan masa yang lebih banyak dan menyatakan mosi tidak percaya terhadap pemerintah Kabupaten Ciamis.
“Padahal, dua hari kemarin pihak rumah sakit menghubungi saya via telepon, Direktur rumah sakit mengajak bertemu, kalau dia minta bertemu berarti dia tidak sakit terkena Covid, jadi hari ini tidak datang dengan alasan terkena Covid itu bohong belaka,” ungkapnya.
Dia melanjutkan, sepekan ke depan mereka akan datang lagi untuk berunjukrasa, dengan berbagai tuntutan, salah satunya menanyakan anggaran kapitasi BPJS.
“Kami meminta pihak BPJS menjelaskan transparansi alur keuangan, menuntut pihak kesehatan BPJS mensosialisasikan prosedur pelayanan kesehatan secara efektif dan efisien,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Andang Irpan, Anggota DPRD Ciamis dari Komisi D. Ia mengatakan bahwa sebenarnya yang disampaikan teman-teman mahasiswa dan masyarakat terkait pelayanan kesehatan, itu yang Komisi D selama ini suarakan.
“Saya merasakan betul apa yang teman-teman mahasiswa dan masyarakat suarakan, apalagi tema hari jadi Ciamis sekarang adalah Ciamis sehat dan Ciamis bangkit,” ungkapnya.
Pelayanan kesehatan selama ini, kata dia, memang kurang memadai, untuk itu pihaknya sangat mengapresiasi apa yang teman-teman suarakan.
“Memang saya juga kecewa karena Kepala Dinas kesehatan yang kita undang tidak hadir, kemudian Direktur RSUD tidak hadir yang konon katanya sedang isolasi dan Direktur BPJS tidak hadir dengan alasan lockdown,” paparnya.
Maka, lanjutnya, pihak komisi D sudah menyanggupi sepekan ke depan akan mengundang lagi para Direktur dan Kepala Dinas terkait untuk hadir.
Hal tersebut dilakukan agar bisa mengambil kebijakan terkait apa yang disampaikan teman-teman mahasiswa dan masyarakat.
“Jika minggu depan mereka tidak hadir lagi, mari kita gruduk sama-sama ke Kantor Dinasnya dan saya sendiri yang akan ikut dengan teman-teman untuk melakukan unjuk rasa ke Kantor Dinas dan BPJS,” tandasnya.














