MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Ketua Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Kabupaten Tulungagung Adib Makarim, M.H., menyebut generasi milineal harus bisa menjadi seorang wirausahawan muda yang berdedikasi, mandiri, dan kreatif.
Hal ini disampaikan usai menjadi pemateri dalam Gelaran Workshop Entrepreneurship di Balai Desa Wates Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
“Jadi begini, workshop diikuti generasi muda dari Organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) PAC Campurdarat, Tulungagung,” kata Pria yang juga Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Tulungagung itu, Minggu (20/3/2022).
“Workshop mengusung tema mengoptimalkan pemuda yang kreatif, inovatif, dan sportif di era digital,” imbuhnya.
Legislator Partai Kebangkitan Bangsa Dapil 1 Kabupaten Tulungagung menambahkan, seorang young entrepreneur merupakan mereka yang sudah membuktikan seorang yang masih berusia muda mampu menjalankan sebuah bisnis.
“Iya benar, kita dorong anak muda sekarang menjadi seorang entrepreneur, meskipun pada umumnya bisnis yang digelutinya masih berskala kecil dan menengah,” tambahnya.
“Komoditas bisnis mereka juga tidak harus instan, namun demikian semakin cerdas dengan mengadopsi topik dan produk yang sekarang banyak diminati oleh masyarakat luas,” sambungnya.
Lebih lanjut Wakil Ketua DPRD Tulungagung menjelaskan, gelaran workshop ini selain memberikan edukasi kepada generasi milenial, ia menyebut seorang anak muda harus bisa menjadi seorang wirausahawan muda yang berdedikasi, mandiri, dan kreatif.
Kedepan, mereka bisa menciptakan suatu bisnis baru dan bersedia menanggung sebagian besar risiko, dan pada saatnya mereka bisa menikmati sebagian besar keuntungannya.
“Generasi muda itu harus kreatif, inovatif, dan sportif terlebih pada masa era digital seperti saat ini. Maka, saya tekankan anak muda jangan gaptek (Gagap teknologi.red),” terangnya.
“Oleh karena itu, bagaimana dilakukan pembinaan bagi generasi muda, sekaligus berikan support agar menguasai teknologi terutama pada dunia maya. Yang didalamnya bisa melalui online shop, dan lainnya,” imbuhnya.
“Sebagai menunjang upaya tersebut, silakan manfaatkan Balai Latihan Kerja yang telah disediakan oleh Pemerintah terutama belajar teknologi informasi,” Adib menambahkan.
Ketua HPN Kabupaten Tulungagung mengharapkan, kedepan bisa mencetak generasi muda yang tidak ketergantungan pada orang tua atau orang lain, namun bisa menciptakan lapangan kerja baru sehingga bermanfaat bagi masyarakat.
“Pada intinya, generasi milineal harus bisa menjadi seorang wirausahawan muda, dan aktif ikuti gelaran workshop maupun sosialisasi edukasi guna menambah kompetensinya dibidang kewirausahaan,” tandasnya.
Tempat sama, Ketua BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kabupaten Tulungagung Aminuddin, S.Km., mengharapkan kepada generasi milineal khususnya teman-teman dari IPPNU/IPNU PAC Campurdarat agar mengerti sangat penting menguasai digital terutama zone 4.0.
“Iya benar, tadi saat menjadi pemateri saya tularkan ilmu saya, berharap kepada mereka bisa mencontoh dan bisa mengimplementasikan bagaimana menjadi seorang entrepreneur,” katanya.
“Berharap suatu saat nanti bisa sukses menjadi seorang wirausahawan muda,” sambungnya.














