MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Lapangan Gelora Pojok Raya, Desa Pojok, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, mencuri perhatian setelah dipercaya menjadi lokasi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) I Woodball Jawa Timur 2026 yang digelar pada 3–5 April 2026. Penunjukan ini bukan sekadar kehormatan bagi desa, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mengenalkan cabang olahraga baru sekaligus menggerakkan ekonomi warga.
Kepala Desa Pojok, Yadi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai tuan rumah perhelatan woodball tingkat provinsi tersebut. Menurutnya, event ini menjadi tonggak awal pengenalan olahraga woodball kepada masyarakat Tulungagung, khususnya warga Desa Pojok dan sekitarnya.
“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Woodball masih tergolong olahraga baru, sehingga saat Desa Pojok ditunjuk sebagai tuan rumah Kejurprov perdana ini, kami melihatnya bukan hanya sebagai event olahraga, tetapi juga sarana pengenalan kepada masyarakat,” ujar Mbah Yadi lebih kerap disapa.
Antusiasme warga, lanjut dia, terlihat cukup tinggi sejak hari pertama pelaksanaan. Banyak masyarakat yang datang untuk menyaksikan langsung jalannya pertandingan, sekaligus mengenal lebih dekat cabang olahraga yang memadukan unsur golf dan gateball tersebut.
Woodball Jadi Olahraga Baru yang Mulai Dikenal Warga
Yadi menilai, kehadiran Kejurprov Woodball di desanya menjadi langkah strategis untuk memperluas popularitas olahraga prestasi yang belum lama berkembang di berbagai daerah, termasuk di Tulungagung.
“Woodball ini olahraga presisi yang menarik. Masyarakat mungkin sebelumnya belum begitu mengenal, tapi dengan adanya kejuaraan tingkat provinsi di desa kami, warga jadi bisa melihat langsung seperti apa pertandingannya,” katanya.
Menurut dia, pemanfaatan lapangan desa yang selama ini dirawat dengan baik juga menjadi nilai tambah tersendiri. Kondisi lapangan yang mulus dan terawat dinilai layak untuk menggelar kompetisi resmi, bahkan sekelas kejuaraan provinsi.
“Lapangan desa ini memang selama ini kami jaga dan rawat. Ketika akhirnya dipercaya untuk event sebesar Kejurprov, tentu ada rasa bangga tersendiri bagi kami dan seluruh warga Desa Pojok,” imbuhnya.
Dongkrak UMKM dan Penginapan Warga
Tak hanya menghadirkan atmosfer kompetisi olahraga, Kejurprov I Woodball Jawa Timur 2026 juga membawa dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
Yadi mengungkapkan, sejumlah peserta dan ofisial dari luar daerah memilih menyewa tempat tinggal atau penginapan di sekitar desa selama event berlangsung. Kondisi ini memberi manfaat ekonomi tambahan bagi warga.
“Alhamdulillah, warga kami juga merasakan manfaatnya. Ada peserta dari luar kota yang menyewa tempat untuk menginap selama kejuaraan berlangsung. Selain itu, pelaku UMKM juga ikut mendapat rezeki karena banyak tamu yang datang,” ungkapnya.
Perputaran ekonomi lokal tersebut, kata dia, menjadi bukti bahwa event olahraga tidak hanya berdampak pada prestasi, tetapi juga mampu menghidupkan sektor usaha kecil masyarakat desa.
Bagi Desa Pojok, ajang ini menjadi contoh nyata bagaimana fasilitas desa yang dikelola serius bisa mendatangkan manfaat lebih luas, baik dari sisi sosial, olahraga, maupun ekonomi.
Jadi Kebanggaan Desa Pojok dan Tulungagung
Penunjukan Gelora Pojok Raya sebagai venue Kejurprov juga dinilai membawa nama baik Desa Pojok di tingkat regional. Yadi berharap, momentum ini dapat menjadi awal bagi lahirnya bibit-bibit atlet woodball baru dari Tulungagung.
Ia pun menyampaikan doa dan harapannya agar kontingen tuan rumah mampu menunjukkan performa terbaik dan mengharumkan nama daerah di hadapan peserta dari kabupaten/kota lain di Jawa Timur.
“Kami tentu mendoakan kontingen woodball Tulungagung sebagai tuan rumah bisa mengukir prestasi. Semoga ajang ini tidak hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga sukses prestasi,” tegasnya.
Kejurprov I Woodball Jawa Timur 2026 di Gelora Pojok Raya pun menegaskan satu hal bahwa desa bukan lagi sekadar penonton dalam dunia olahraga, tetapi kini bisa tampil sebagai panggung utama lahirnya event prestisius dan penggerak ekonomi rakyat.














