BERITA TERKINI

GPPR 11 Desak Bupati Evaluasi Kepala dan Sekretaris Bappeda Musi Rawas 

×

GPPR 11 Desak Bupati Evaluasi Kepala dan Sekretaris Bappeda Musi Rawas 

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MUSI RAWAS – Sebelas orang pemuda mengatasnamakan Gerakan Pemuda Pro Rakyat 11 (GPPR 11) mendatangi Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda). Kabupaten Musi Rawas, Kamis (1/10/2026).

Kedatangan mereka untuk menyampaikan berbagai aspirasi, salah satunya mendesak Kepala dan sekretaris Bappeda dicopot dari jabatannya,karena dinilai tidak transparan terkait pengelolaan anggaran di instansi tersebut.

koordinator aksi M Rifai saat menyampaikan orasi mengatakan agar Bupati Musi Rawas mengevaluasi kinerja kepala dan sekretaris Bappeda tersebut.

“Jika kepala dan sekretaris Bappeda tidak mampu menjalankan tugasnya mundur saja. Kami juga minta kepada bupati agar kinerja kaban dan sekban dievaluasi ,” katanya.

Dikatakan Rifai, kinerja kedua pejabat di Bapedda tersebut dinilai tertutup,tidak baik dan tidak transparan. M Rifai juga mengatakan banyak kejanggalan terkait pengelolaan anggaran 2024, 2025 bahkan 2026.

Menanggapi tuntutan pendemo agar kepala dan sekretaris Bappeda Musi Rawas dicopot dari jabatannya, Ichsanuddin selaku kepala Bappeda mengatakan agar tuntutan tersebut disampaikan kepada Bupati Musi Rawas.

“Tuntutan agar jabatan Kaban dicopot, tepatnya ditujukan kepada Bupati dan Sekda, karena dirinya ditempatkan untuk menjabat Kaban Bappeda ditunjuk oleh Bupati Musi Rawas,” katanya.

Bahkan jelas Ichsanuddin, jika dicopot dari jabatan sebagai Kepala Bappeda dirinya bersukur.

” Jika dicopot dari jabatan Kaban, Saya ucapkan Alhamdulillah dan bersukur,” katanya.

Saat dikonfirmasi wartawan terkait pernyataannya bersukur jika dicopot dari kepala Bappeda, ihsanuddin mengutip penggalan dari terjemahan Q.S. Al-Fajr ayat 27–30 yang berbunyi Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku.

“Bagaimana Saya masuk dalam golongan hamba yang hatinya tenang dan masuk dalam SurgaNya Allah, jika kmenjadi Kepala Bappeda ini membuat hati Saya tidak tenang, ” jelasnya.

Dijelaskannya, ditunjuk dan ditempatkan penugasan sebagai Kepala Bappeda oleh Bupati Musi Rawas merupakan amanah dan akan dijalankan serta dipertanggung jawabkan bukan saja di dunia namun juga di akhirat.

Terkait tuntutan agar anggaran 2024 dan 2025 diperiksa kembali, dijelaskan Ichsanuddin, bahwa secara regulasi semua realisasi fisik dan realisasi keuangan sudah diaudit BPK, inspektorat dan termasuk dalam LKPJ Bupati Musi Rawas.

“Secara regulasi institusi sudah dilaksanakan dan sudah dipenuhi. Dan jika keinginan mereka untuk memeriksa kembali, Kami akan sampaikan kepada pimpinan apakah dibolehkan atau tidak, karena secara regulasi kegiatan anggaran tahun 2024 dan 2025 ini sudah dipenuhi semua,” katanya.

Sementara pantauan wartawan di lapangan, sebelum membubarkan diri pada aksi demo di depan kantor Bappeda Musi Rawas yang dijaga ketat pengamanan dari personil Polres Musi Rawas itu , rombongan pendemo memberikan hadiah berupa cutton bud atau pembersih telinga kepada Kaban dan Sekretaris Bappeda Mura.

Penulis: Azhari