BERITA TERKINIHEADLINESeni dan Budaya

Gua Pintu Kuari di Aceh Tamiang, Destinasi Wisata Ekstrim dan Eksentrik

×

Gua Pintu Kuari di Aceh Tamiang, Destinasi Wisata Ekstrim dan Eksentrik

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG
Gua ini adalah gua yang terdapat di Dusun pintu kuari,Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang. Gua ini juga Salah satu pariwisata yang ada di dusun pintu kuari, Sebagian orang juga ada yang mengunjunginya.

Sri Rahayu (20) salah satu warga yang tinggal didaerah itu mengungkapkan, kebanyakan pengunjung yang dari daerah lain seperti Medan, Palembang dan masih banyak lagi daerah lain.

“karena tidak ada pencahayaan di dalam gua mereka masuk dengan memakai senter bahkan ada juga yang pakai obor,” ucapnya (8/4/2024).

Masih kata Sri Rahayu, selain gelap, suhu udara yang ada di dalam gua tersebut agak sedikit dingin serta di dalam gua tersebut juga banyak terdapat sarang kelelawar dan untuk menembus gua tersebut.

Ketika pertama masuk masuk ke dalam gua kita pasti mendengar suara kelelawar, terang saja gua tersebut memang menjadi salah satu bagi habitat hewan malam ini. Gua ini masih di jaga akan keaslianya, akan tetapi, banyak juga masyarakat yang mengambili batu-batu gua itu dengan cara congkel.

“Harusnya mereka menjaganya, dan peduli akan kekayaan alamnya yang harus dijaga, tapi ya begitulah, keegoisan masyarakat yang ada di sana” ucapnya.

Menurut dia, tempat itu memang tidak ada duanya cobalah masuk ke dalamnya, hanya saja dibutuhkan keberanian untuk bisa masuk ke dalamnya diakibatkan suasana gelap dan banyak kelelawar yang berterbangan.

“Ibarat kata, masuk gua ini harus siap dengan senam jantung. Disini, suasanya sangat gelap. Jadi, jangan lupa bawa senter dengan kualitas terbaik. Disaranakan, untuk masuk ke dalam jangan sendiri. Ajak penduduk sekitar agar keamanan kamu tetap terjaga,” tandasnya.

Sementara itu, KadisParpora Aceh Tamiang, Muhammad Farij mengungkapkan, gua pintu kuari merupakan destinasi wisata yang ekstrim atau menegangkan tapi punya daya eksentrik/tarik sendiri untuk dikunjungi para wisatawan.

“Memang kondisinya gua pintu kuari sendiri, masih sangat alami, memasukinya tentunya butuh perlengkapan dan perbekalan yang memadai,” pungkasnya.