MATTANEWS.CO, MALANG – Kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Pasar Klojen, Kota Malang menemukan pasokan beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng Minyakita sudah lama tidak tersedia.
Dari hasil temuan Gubernur kali ini ini didapat saat meninjau harga dan ketersediaan bahan pokok di salah satu pasar rujukan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur.
“Pasar Klojen ini salah satu pasar yang menjadi referensi Siskaperbapo. Ternyata beras medium SPHP sudah lama tidak tersuplai, begitu juga Minyakita,” ungkapnya, Jumat (29/5/2026).
Tentunya dari tinjauan tersebut menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kota Malang untuk segera berkoordinasi dengan Bulog sebagai penyalur kedua komoditas tersebut.
Lebih lanjut, Khofifah mengakui meski sebagian masyarakat Kota Malang cenderung mengonsumsi beras premium, ketersediaan beras medium tetap harus dijamin. Apalagi stok beras SPHP di Jawa Timur saat ini mencapai sekitar 3,2 juta ton.
“Seharusnya distribusi beras medium SPHP maupun Minyakita bisa menjangkau seluruh masyarakat,” ujarnya.
Menurut Khofifah, selain memantau perkembangan harga sejumlah komoditas pangan. Ia mencatat harga bawang merah mengalami kenaikan menjadi Rp55 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram dari sebelumnya berkisar Rp35 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga cabai rawit di Pasar Klojen berada di kisaran Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram. Namun di sejumlah pasar lain di Malang, harga komoditas tersebut masih ditemukan di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bahkan ia menilai perbedaan harga tersebut menunjukkan pentingnya penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) untuk menjaga stabilitas pasokan dan menekan potensi inflasi.
“Langkah mitigatif dan antisipatif perlu dilakukan bersama agar harga komoditas penyumbang inflasi tetap terkendali,” katanya.
Sedangkan dari komoditas lainya, Khofifah menyebut harga cabai merah keriting dan cabai merah besar masih relatif stabil. Harga bawang putih juga terpantau normal, sementara harga telur ayam cenderung mengalami penurunan. Daging ayam turun sekitar Rp500 per kilogram, sedangkan harga daging sapi tidak mengalami kenaikan menjelang Iduladha.
Okeh sen itu, dalam pengendalian harga pangan penting dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau.
Ia juga mengapresiasi kondisi Pasar Klojen yang dinilainya berhasil memadukan fungsi pasar tradisional dengan daya tarik wisata kuliner.
Dalam pengamatannya, keberadaan aneka kuliner dan jajanan khas Jawa Timur yang terintegrasi dengan aktivitas pasar tradisional membuat Pasar Klojen menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan dari luar daerah.
“Pasar tradisional ini bisa menjadi referensi bagi daerah lain dalam mengembangkan inovasi pasar rakyat,” ujarnya.
Terkait daya beli masyarakat Jawa Timur, Khofifah memilih menunggu data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS). Namun berdasarkan pantauannya di lapangan, aktivitas pasar dan penjualan hewan kurban menunjukkan tren positif.
Ia menyebut sejumlah sentra peternakan di Nganjuk, Mojokerto, Tuban, dan Bojonegoro melaporkan peningkatan penjualan hewan kurban rata-rata hingga 30 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Kalau soal daya beli masyarakat, kita harus berbasis data dari BPS. Tetapi dari aktivitas ekonomi yang saya lihat di lapangan, kondisinya cukup baik,” tandasnya.















