BERITA TERKININUSANTARATNI DAN POLRI

Gunakan Kenalpot Brong, 26 Kendaraan Digulung Satlantas Polres Kapuas Hulu di 6 SMA Wilayah Putussibau  

×

Gunakan Kenalpot Brong, 26 Kendaraan Digulung Satlantas Polres Kapuas Hulu di 6 SMA Wilayah Putussibau  

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Satlantas Polres Kapuas Hulu kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas dengan melaksanakan penertiban knalpot tidak standar (brong) di sejumlah SMA/sederajat di wilayah Putussibau Utara dan Putussibau Selatan, Ibukota Kabupaten Kapuas Hulu. Senin (23/2/2026) pagi.

Kasat Lantas Polres Kapuas Hulu, AKP Cahya Purnawan, memimpin langsung kegiatan penertiban disejumlah sekolah dengan didampingi personel Satlantas Polres Kapuas Hulu.

Kegiatan ini menyasar area parkir kendaraan siswa sebagai respons atas meningkatnya keluhan masyarakat terkait kebisingan akibat penggunaan knalpot brong.

Penertiban Kenalpot di Sekolah

* SMA Negeri 1 Putussibau

* MAN 1 Putussibau

* SMA Karya Budi Putussibau

* SMA Negeri 2 Putussibau Selatan

* SMKN 1 Putussibau

* SMKN 2 Putussibau

Kepala Satuan Polisi Lalulintas Polres Kapuas Hulu, AKP Cahya Purnawan mengatakan dalam operasi ini, petugas menemukan total 23 kendaraan menggunakan knalpot brong dari enam sekolah yang diperiksa.

“SMA Negeri 1 Putussibau, MAN 1 Putussibau, SMA Karya Budi Putussibau, SMA Negeri 2 Putussibau Selatan, SMKN 1 Putussibau, dan SMKN 2 Putussibau, “kata AKP Cahya Purnawan.

Lajut kata Cahya, SMKN 1 Putussibau menjadi sekolah dengan jumlah pelanggaran terbanyak, yaitu 15 kendaraan, disusul SMA Negeri 1 Putussibau dengan 7 pelanggaran, dan SMKN 2 Putussibau dengan 1 pelanggaran.

“Sementara itu, MAN 1 Putussibau, SMA Negeri 2 Putussibau Selatan, dan SMA Karya Budi tidak ditemukan pelanggaran serupa, “terang Kasat.

Lebih lanjut, Cahya jelaskan mayoritas pelanggar merupakan siswa laki-laki.

“Selain knalpot brong, petugas juga mendapati beberapa kendaraan yang tidak dilengkapi spion standar dan tidak memasang TNKB, “imbuhnya.

Kemudian, siswa yang terjaring diminta melepas knalpot brong di tempat untuk diganti dengan knalpot standar.

“Untuk pelajar yang terjaring, kami dari Satlantas Polres Kapuas Hulu memberikan pembinaan dan edukasi dengan didampingi pihak sekolah, serta meminta siswa membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi pelanggaran, “ujar Kasat.

AKP Cahya Purnawan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata penindakan, tetapi juga langkah edukatif guna menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.

Ia berharap pihak sekolah dapat turut memperketat pengawasan kendaraan yang masuk ke lingkungan sekolah serta mendukung sosialisasi keselamatan berlalu lintas dalam setiap kesempatan, termasuk saat upacara bendera.

“Satlantas Polres Kapuas Hulu berkomitmen akan terus melakukan penertiban secara rutin guna menciptakan situasi Kamtibcar Lantas yang kondusif di wilayah hukum Polres Kapuas Hulu, “tutup Kasat Lantas AKP Cahya Purnawan. (*)