MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., menyebut salah satu tugas yang diemban di pemerintahan adalah penanggulangan kemiskinan.
Di dalam pemerintahan, kata Gatut lebih banyak dalam menanggulangi kemiskinan dari sudut pandang materi, atau rendahnya pendapatan. Meski demikian, yang tidak kalah penting adalah kemiskinan dari sudut pandang spritual.
Hal ini dikatakan Gatut dalam sambutannya dalam rangka menghadiri Maulid Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam dan Milad Majelis Taklim An-Najah ke-5 bertempat di Ballroom lantai 7 Hotel Lojikka setempat, Minggu (25/9/2022).
“Jangan sampai masyarakat Tulungagung itu miskin secara spiritual, memiliki akhlak yang tidak baik, dan bersikap jauh dari ajaran agama,” kata Gatut.
Gatut menambahkan pihaknya memberikan apresiasi kepada Majelis Taklim An-Najah yang telah berperan dalam membangun Sumber Daya Manusia di Tulungagung khususnya pembangunan aspek mental maupun spiritual.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah kabupaten Tulungagung saya ucapkan terima kasih kepada Majelis Taklim An-Najah,” tambahnya.
“Saya percaya dengan berbagai kegiatan Majelis Taklim An-Najah masyarakat Tulungagung akan menjadi pribadi-pribadi yang saleh, dan bermanfaat dalam berbagai bidang kehidupan serta menjadi pribadi yang berguna dimanapun berada,” imbuhnya.
Orang nomor 2 Pemerintah kabupaten Tulungagung menambahkan pihaknya saat ini sedang mempersilahkan program asistensi kesejahteraan lanjut usia atau Prakarsa.
Program ini, lanjut Gatut untuk sasarannya adalah keluarga penerima manfaat yang lanjut usia. Adapun mereka yang miskin itu berusia sekira 70 tahun ke atas.
Selain itu, pihaknya juga sedang menggodok skema bantuan bagi penduduk miskin ekstrem sekaligus menyiapkan kebijakan agar anak-anak yang berada dalam keluarga miskin dapat bersekolah hingga perguruan tinggi.
“Kita berharap, ketika anak-anak ini lulus bisa langsung bekerja, dan mampu membantu orang tua, sehingga bisa keluar dari kemiskinan,” jelas Wakil Bupati seorang Pengusaha itu.
Lebih dalam Gatut memaparkan sebagai upaya dalam menanggulangi kemiskinan spritual, pihaknya mengajak kepada Majelis Taklim senantiasa membantu Pemerintah, dalam hal ini memberikan pengajaran ilmu agama dan akhlak mulia ke semua lapisan masyarakat.
“Saya yakin, kita semua dengan saling kerja sama dan memiliki tekad untuk mewujudkan masyarakat Tulungagung yang sejahtera secara material maupun spiritual akan mampu terwujud,” paparnya.
“Sekali lagi, hal ini membutuhkan kerja sama antara Pemerintah dengan seluruh komponen masyarakat, khususnya Majelis Taklim An-Najah,” tandasnya.
Pantauan media ini, kegiatan menyambut Maulid Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam dan Milad Majelis Taklim An-Najah ke-5 diakhiri dengan memberikan santunan kepada seratus lima puluh anak yatim.














