MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmen penuh dalam mendukung kebijakan nasional dan program prioritas Presiden Republik Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan kehadiran langsung Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., bersama Wakil Bupati H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri RI, Senin (2/2/2026), di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Rakornas yang mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kegiatan strategis ini dihadiri para gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia.
Turut mendampingi Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung, jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung tampak lengkap hadir, di antaranya Ketua DPRD Tulungagung Marsono, S.Sos., Dandim 0807 Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.HAN., Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H., S.I.K., M.Si., M.H., serta Kepala Kejaksaan Negeri Tulungagung Daniel De Rozari, S.H., M.H.Li.
Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo dalam keterangan rilisnya, Selasa (3/2/2026), menyampaikan bahwa Rakornas ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam implementasi program prioritas Presiden yang tertuang dalam RPJMN 2025–2029.
“Kehadiran kami merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk mendukung penuh kebijakan nasional agar pelaksanaannya di daerah berjalan tepat sasaran, efektif, efisien, dan akuntabel, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,” tegas Bupati Gatut Sunu.
Dalam Rakornas tersebut, dibahas sejumlah isu strategis nasional, mulai dari respons terhadap dinamika global yang berdampak pada stabilitas ekonomi, pangan, dan ketahanan nasional, penanganan permasalahan sampah nasional, hingga pengentasan kemiskinan secara adil dan berkelanjutan. Seluruh isu tersebut dinilai membutuhkan penguatan koordinasi pusat dan daerah, percepatan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta sinkronisasi program nasional dengan kebutuhan riil daerah.
Bupati Gatut Sunu menegaskan, Rakornas ini menjadi forum penyamaan persepsi dan langkah strategis antara pemerintah pusat dan daerah. Arahan langsung dari pemerintah pusat diharapkan mampu menjadi pedoman dalam merancang dan mengeksekusi kebijakan pembangunan daerah yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Melalui Rakornas ini, kami mendapatkan arahan langsung agar program pembangunan di daerah benar-benar selaras dengan kebijakan nasional. Harapannya, manfaat pembangunan bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Selain mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga penutupan, Bupati Tulungagung juga memanfaatkan momentum Rakornas untuk berkoordinasi dan memperkuat kolaborasi dengan kepala daerah lain dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dengan keikutsertaan aktif dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung optimistis mampu mempercepat terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan, sekaligus berkontribusi nyata dalam menyukseskan visi besar Indonesia Emas 2045.














