MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Camat Kalidawir Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur Rusdianto, S.STP., MM., menghadiri kegiatan Rembuk Stunting Kabupaten Tulungagung Tahun 2025 yang digelar di Ruang Prajamukti, lantai 2 Kantor Bupati setempat pada Jumat (18/7/2025).
Dalam forum strategis tersebut, Rusdianto turut mewakili seluruh camat se-Kabupaten Tulungagung dalam penandatanganan berita acara percepatan penurunan stunting.
Berita acara tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dari para pemangku kebijakan tingkat kecamatan dalam mendukung upaya pemerintah daerah menurunkan prevalensi stunting secara berkelanjutan.
Camat Kalidawir menegaskan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk mendukung realisasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung.
“Dengan adanya rembuk stunting tahun 2025 ini, kami selaku camat sangat mendukung kegiatan ini. Mengingat kegiatan rembug stunting ini diperlukan guna terus menurunkan angka stunting yang ada dan guna mewujudkan visi misi bupati dan wakil bupati,” tegasnya.
Dia menambahkan bahwa forum rembuk ini menjadi wadah evaluasi bersama bagi seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah-langkah konkret dan terintegrasi dalam penanganan stunting di wilayah masing-masing.
“Selain itu juga dengan rembuk stunting ini menjadi bahan evaluasi ke depannya tentang langkah-langkah yang harus diambil bersama instansi terkait di wilayah dalam penanganan dan penurunan angka stunting,” tambahnya.
Pantauan Mattanews.co, Rembuk Stunting Kabupaten Tulungagung Tahun 2025 secara resmi dibuka Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E. Acara itu turut dihadiri Sekda Kabupaten Tulungagung Drs. Tri Hariadi, M.Si.
Selain itu juga dihadiri Ketua TP PKK Kabupatej Tulungagung Endang Gatut Sunu Wibowo, Wakil Ketua 1 TP PKK Yuyun Ahmad Baharudin, dan berbagai unsur pimpinan daerah, perangkat daerah terkait, serta perwakilan organisasi masyarakat, akademisi, dan tokoh masyarakat yang berperan dalam penguatan sinergi dan kolaborasi lintas sektor untuk percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tulungagung.














