MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., menghadiri Tanggap Warsa 1 Suro 1956 SJ/Tahun 2022 bertempat di Sanggar Candi Busana Desa Ringinpitu Kecamatan Kedungwaru setempat, Sabtu (30/7/2022) Malam.
Gatut Sunu Wibowo mengatakan kegiatan ini sebagai momentum upaya melestarikan budaya para leluhur merupakan ungkapan rasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus permohonan serta harapan di masa akan datang masyarakat Tulungagung khususnya sekitar bisa lebih baik lagi dan terhindar dari segala malapetaka.
Hal ini dikatakan pada saat memberikan sambutan dalam kegiatan Tanggap Warsa 1 Suro 1956 SJ/Tahun 2022 dihadapan Ketua Persatuan Warga Sapta Darma sekaligus anggotanya.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah kabupaten Tulungagung saya ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pihak-pihak yang telah berpartisipasi sehingga Tanggap Warsa 1 Suro 1956 SJ/Tahun 2022 berjalan lancar dan sukses,” kata Wabup Tulungagung seorang Pengusaha itu.
Gatut Sunu Wibowo menambahkan Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan keberagaman, salah satunya budaya spiritual.
Menurutnya, Penghayat Kepercayaan Sapta Darma yaitu ajaran yang memiliki tujuan hendak Menghayu-hayu bahagianya buana.
“Adapun maksud dari tujuannya membimbing manusia agar bisa mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan alam langgeng (Akhirat.red), sekaligus ikut serta dalam mewujudkan ketertiban dan perdamaian dunia,” tambahnya.
“Sapta Darma memiliki makna yaitu Sapta berarti tujuh, sedangkan Darma kewajiban yang suci. Makanya, Sapta Darma itu suatu ajaran Kepercayaan yang harus melaksanakan tujuh kewajiban yang berasal dari buku Wewarah Tujuh,” imbuhnya.
Lebih lanjut Wakil Bupati Tulungagung seorang Kader PDI Perjuangan menjelaskan kegiatan ini sebenarnya sangat berhubungan dengan semangat nilai-nilai luhur dan mendoakan Rahayuning Nusa dan Bangsa.
Selain itu, merupakan kegiatan yang baik dan patut memberikan apresiasi mengingat pesan-pesan moral yang bisa digali sebagai warisan sejarah sekaligus pentingnya menjaga warisan Adiluhung.
“Hal ini merupakan salah satu yang harus senantiasa kita perkokoh demi terus tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya.














