MATTANEWS.CO, JAMBI – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Auditorium Chatib Quzwain saat prosesi Wisuda Sarjana ke-70, Magister ke-43, dan Doktor ke-19 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi digelar, Sabtu (29/11/2025).
Ribuan tamu undangan memadati ruangan, menyaksikan momen bersejarah 961 lulusan yang resmi menyandang gelar akademik.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Kamaruddin Amin, hadir memberikan sambutan sekaligus pesan kebangsaan untuk para wisudawan. Dalam pidatonya, ia menyampaikan rasa bangga kepada seluruh lulusan UIN STS Jambi. Menurutnya, 961 wisudawan hari ini bukan sekadar angka, tetapi representasi kualitas baru bagi bangsa, agama, dan masa depan Indonesia.
“Lulusan UIN STS Jambi adalah aset berharga. Mereka memiliki potensi besar menghadirkan perubahan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Prof. Kamaruddin menekankan bahwa ilmu yang diperoleh harus diamalkan, bukan hanya disimpan sebagai prestasi akademik. Ia mengingatkan bahwa tantangan zaman menuntut kontribusi nyata di bidang pendidikan, syariah, sosial, dan sektor pembangunan lainnya.
“Pendidikan tinggi tidak hanya mencetak orang pintar. Ia membentuk karakter, integritas, dan tanggung jawab moral. Itu yang harus dijaga oleh seluruh lulusan,” ujarnya.
Sekjen juga memberikan tantangan reflektif kepada para wisudawan. Ia meminta mereka bertanya pada diri sendiri: apa manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat setelah kembali ke daerah masing-masing? Menurutnya, seorang sarjana dituntut memberi solusi, bukan sekadar opini.
Dalam kesempatan itu, Prof. Kamaruddin juga menyoroti pentingnya prinsip moderasi beragama dalam kehidupan publik. Ia mengingatkan bahwa lulusan perguruan tinggi Islam memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan dan demokrasi nasional. Transformasi pemikiran, katanya, harus selalu dibarengi dengan kontribusi sosial yang nyata.
Tidak hanya menyoroti peran lulusan, Sekjen juga memberikan motivasi kepada UIN STS Jambi sebagai institusi akademik. Ia berharap kampus terus bertransformasi menjadi pusat peradaban dan inovasi keilmuan yang bermanfaat bukan hanya bagi Muaro Jambi dan Provinsi Jambi, tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan.
“Saya optimis, kemampuan akademik dan pengalaman selama kuliah menjadi modal strategis untuk meningkatkan mutu bangsa,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Prof. Kamaruddin berpesan agar seluruh lulusan menjaga integritas dan terus membangun jejaring kontribusi. Ia berharap mereka menjadi pembimbing umat, agen perubahan, serta pelopor kemajuan dengan penuh tanggung jawab.
Wisuda hari pertama ini menjadi momentum penting, tidak hanya bagi para lulusan, tetapi juga bagi dunia pendidikan Islam di Indonesia. UIN STS Jambi kembali menegaskan eksistensinya sebagai pencetak generasi muda yang siap berkhidmat untuk umat, bangsa, dan negara. (*)














