BERITA TERKINI

Halaqoh Ulama ke-3, Ulama dan Umara Ciamis Kompak Lawan Pandemi Covid-19

×

Halaqoh Ulama ke-3, Ulama dan Umara Ciamis Kompak Lawan Pandemi Covid-19

Sebarkan artikel ini

Reporter : Kayan Manggala

Ciamis, Mattanews.co – Pertemuan antar guru atau alim ulama yang biasa disebut Halaqoh Ulama, tahun ini berbeda dengan Halaqah Ulama sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan pandemi Covid-19 belum mereda.

Di tahun ini, Halaqoh Ulama diadakan di Aula Setda Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar). Dalam agenda tersebut, Ulama dan Umara mengajak bekerjasama melawan perkembangan Covid-19.

Menurut Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, salah satu bentuk perlawanan terhadap Covid 19 tersebut yaitu dengan senantiasa mempedomani protokol kesehatan dengan menerapkan 3M. Selain itu, berdoa dan berolahraga harus dilakukan sebagai upaya meningkatkan iman dan imunitas tubuh.

Hal tersebut disampaikan Herdiat Sunarya, saat memberikan sambutan dalam acara Halaqah Ulama yang ke-3, di Aula Setda Kabupaten Ciamis, Kamis (17/12/2020).

Kegiatan Halaqoh ke-3 tahun 2020 kali ini mengusung tema ‘Sehat dan Harmoni di Masa Pandemi”.

Agenda tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Ciamis Yana D. Putra, Unsur Forkopimda, SKPD se-Kabupaten Ciamis, Ketua Nahdlatul Ulama Ciamis, Ketua Muhammadiyah Ciamis dan Ketua Persis Ciamis.

Lalu, Ketua PUI Ciamis, Ketua FPI Ciamis, Ketua Hamida Ciamis, Ketua FSPP, para alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan Ciamis serta dilaksanakan secara virtual dan streaming di Channel Youtube Diskominfo.

Selanjutnya, Herdiat mengatakan jumlah terkonfirmasi positif Covid di Kabupaten Ciamis terus meningkat, sampai saat ini tercatat 773 orang yang terkonfirmasi positif dengan rincian 323 orang sembuh, 32 orang meninggal, 22 orang dirawat dan 431 orang melaksanakan isolasi mandiri.

“Pada momen Halaqoh ini para ulama berkumpul. Kami dengan sangat memohon bantuan untuk sama-sama memberikan sosialisai dan edukasi kepada masyarakat untuk senatiasa mempedomani protokol kesehatan,” ucap Herdiat.

Bupati Ciamis menyambut baik atas diselenggarakannya kegiatan tersebut dan berharap, kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Serta menghasilkan keputusan yang sangat bermanfaat, bagi peningkatan dan penguatan eksistensi ulama dalam upaya penanganan Covid-19.

“Kegiatan ini sebagai sarana silaturrahmi antara Alim Ulama, dengan Umaro dalam upaya menghasilkan gagasan untuk Ciamis lebih baik”, katanya.

Diketahui, Acara Halaqah Ulama tersebut dihadiri oleh enam narasumber dan pembicara dari perwakilan Ormas Islam di Kabupaten Ciamis.

Drs KH Agus Abdul Kholik (NU) dalam pemaparannya mengatakan, terdapat tiga upaya yang dapat dilaksanakan dalam menyikapi Covid-19.

Yaitu, komitmen dan disiplin dalam menjalankan dan mengikuti protokol kesehatan., kesadaran dan disiplin yang teguh dalam membiasakan pola hidup sehat. Yang terakhir, kesadaran untuk memelihara imunitas rohaniyah.

Sedangkan Yadi Mulyadi S.Ag. (Persis) menuturkan, salah satu upayanya yaitu dengan meminta perlindungan hanya kepada Allah SWT.

“Upaya apapun yang kita lakukan dengan protokol kesehatan yang ketat sekalipun, itu tidak akan menjamin terbebas dari virus,” ucap Yadi.

Dr. H. Lif Taufik El Haque (Muhammadiyah) menyampaikan, Covid-19 jangan selalu di identikan dengan kematian, karena masalah kematian ada ditangan Allah SWT.

“Pencegahan yang disampaikan otoritas berkaitan dengan menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak ini adalah hal yang terpenting untuk diperhatikan. Oleh karena kami para ulama mengambil peran, untuk memberikan edukasi pada masyarakat,” ucap Lif.

KH. Nonop Hanapi (FPP) mengatakan, pertama masyarakat harus menanggapinya dengan tenang, sabar serta dzikir. Nonop juga mengajak untuk menjaga fisik agar selalu sehat dengan mengkonsumsi yang sehat serta tidak boleh kalah dengan keadaan.

H. Nurjamil Alisyahbana (PUI), menyampaikan setiap orang hendaknya harus memiliki kesiapan, siap hidup dan siap mati. Kedua, menjaga makanan yang sehat dan berolahraga serta yang lebih penting adalah saling mengingatkan.

“Kewajiban saling mengingatkan adalah tugas bersama baik ulama, umara, agniya, fuqoro dan masakin. Jika semua bisa bekerjasama tentu kita bisa mengatasi Covid-19,” ucapnya.

Dr. KH. Fadlil Yani Ainusyamsi (FSPP) mengungkapkan, masyarakat harus mempunyai empat pilar dalam kesehatan. Yaitu sehat secara jasmani, sehat secara psikis, sehat secara sosial dan sehat secara spiritual.

Menanggapi apa yang disampaikan para narasumber Ketua MUI Kabupaten Ciamis, KH. Syaeful Uyun menyimpulkan 3 hal. Yaitu, meyakini Covid 19 adalah buatan Allah SWT dan terus mendekatkan diri kepada-Nya.

Lalu, Allah SWT memerintahkan berusaha, yaitu dengan melaksanakan protokol kesehatan (prokes), serta bersatu dan bekerjasamanya ulama dan umara.

“Kami siap para Ulama untuk mendampingi umaro, dan diperintah atau tidak ulama siap menasehati umara dan begitu sebaliknya,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Pelaksana Kegiatan Wawan Arifin melaporkan, peserta yang mengikuti Halaqoh tersebut adalah sebanyak 767 orang.

Di mana, 75 orang mengikuti acara secara langsung dan sisanya mengikuti secara virtual di tiap kecamatan. Yang terdiri dari pengurus MUI dan pemerintah kecamatan.

“Di akhir acara Halaqah Ulama ini, akan diadakan pengundian ibadah umrah untuk 10 orang yang beruntung,” ungkapnya.

Editor : Belgium