BERITA TERKINI

Handphone Warga yang Kena Razia Masker Disita Jika Berulah

×

Handphone Warga yang Kena Razia Masker Disita Jika Berulah

Sebarkan artikel ini

Reporter : Adi/Hanny

PALEMBANG, Mattanews.co – Memasuki hari ketiga pemberlakukan intruksi Walikota Palembang No 1 tahun 2020, tentang pengendalian, pencegahan, penanganan penyebaran Coronavirus Disiase 2019 (Covid-19) di kota Palembang terus digencarkan.
Tercatat sebanyak 108 warga Palembang yang kurang kesadaran akan pentingnya memakai masker di pandemi Covid 19 harus digelandang ke Asrama Haji Palembang untuk menjalani karantinandiri selama satu hari satu malam.

“Sejak diberlakukan 30 April kemarin, ada 108 orang yang di isolasi, dengan rincian 33 orang dihari pertama, 41 orang dihari kedua, dan 34 orang di hari ini,” kata Ketua Pencegahan Gugus Tugas Covid-19 Kota Palembang, Ahmad Zulinto, Sabtu (02/05/2020).

Dikatakan Zulinto, mereka yang dikarantina ini diberi edukasi bagaimana cara ikut serta dalam menangulangi dan pencegahan Covid-19 di aula asrama setempat.

Di Asrama Haji ini, mereka tidak langsung di masukkan ke ruangan karantina, tapi dibawa ke aula terlebih dahulu untuk mengikuti pembekalan mengenai penggunaan masker, pentingnya cuci tangan dan menjaga kebersihan dan Lain-lain dan mengikuti SOP selama 10 jam kemudian baru dihantarkan ke ruang karantina.

Ilmu yang mereka dapat ini, agar ditularkan di lingkungan tempat tinggal mereka nantinya. “Selama isolasi mereka tidak bisa menikmati fasilitas kamar seperti Ac dan televisi,” tegasnya.

Hanya saja, mereka diberi kelonggaran untuk dapat membawa telepon gengam(hp) kedalam kamar untuk ruang isolasi mereka. “Nah kelonggaran yang kita berikan inilah dimanfaatkan oleh salah satu yang diisolasi ini memanfaatkan kecangihan Hp melalui aplikasi, yang bisa digunakan sebagai remote untuk digunakan menghidupkan TV dan Ac dalam kamar, dan merekamnya dan disebar melalui media sosial,” ungkapnya.

Dengan adanya kejadian itu, kata Zulinto, pihaknya akan lebih ketat mengawasi warga yang akan di karantina tersebut. “Selama 1×24 jam di asrama haji, HP mereka kita tahan dahulu,” tegasnya lagi.(ril)

Editor : Anang