Reporter: Andre Bara
PRABUMULIH, Mattanews.co – Memperingati hari Pahlawan tahun 2020, Kejaksaaan Negeri (Kejari) Prabumulih melakukan lomba cerdas cermat antar pelajar se-Kota Prabumulih.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Prabumulih, Topik Gunawan SH MH membuka langsung lomba yang pusatkan di Gedung Aula Kejaksaan Prabumulih Sumatera Selatan, Rabu (4/11/2020).
Dalam kegiatan peringatan Hari Pahlawan ini, tentunya melibatkan beberapa dinas terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas POKP dan Dinas terkait.
Topik menyampaikan, pada tahun sebelumnya, pihaknya mengadakan lomba burung berkicau, melibatkan banyak peserta dan juga pengunjung. Namun dengan kondisi pandemi sekarang ini tidak bisa melakukan hal itu.
“Rutin setiap tahunnya kita mengadakan kegiatan, tapi karena covid-19 saat ini kita menghindari kerumunan, makanya kita adakan lomba cerdas cermat saja,” ungkapnya.
Masih kata Kajari, sejak covid-19 berlangsung anak didik belajar mengunakan media belajar Daring.
“Mudah mudahan dengan kegiatan cerdas cermat ini, anak didik mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA bisa meraih berprestasi. Dan memotivasi mereka untuk makin giat belajar walau hanya di rumah,” harap Kajari Topik.
Lanjutnya, Kegiatan ini sudah masuk pada tahap semi final, dan akan berlangsung dari hari ini sampai Jumat mendatang.
“Sebelum mencapai semi final, para peserta sudah melakukan serangkaian babak penyeleksian dari 6 kecamatan yang ada di Prabumulih,” bebernya.
Lebih jauh, untuk penyemangat bagi anak didik yang memang mengikuti lomba, pihak Kejati sudah menyiapkan hadiah.
“Mulai dari piagam dan uang pembinaan, yang masuk katagori, juara 1, 2, 3 dan harapan 1,” pungkas Topik Gunawan.
Sementara Wali kota (Wako) Prabumulih yang hadir pada lomba itu menyebutkan, ada hadiah tambahan bagi yang masuk katagori juara.
“Kalau juara 1 mendapatkan uang 2 juta, maka saya akan menambahkan 1 juta lagi, tujuannya biar anak-anak peserta lomba lebih semangat lagi,” ungkap Wako Ridho Yahya MM.
Karena kita sedang dalam suasana pandemi, sambung Ridho Yahya, beliau sangat setuju kegiatan ini dengan metode tatap muka mengikuti lomba.
“Setidaknya bisa mengobati kerinduan anak-anak, untuk betemu dengan sesama pelajar,” imbuhnya.
“Yang jelas utamakan kesehatan, terus jaga jarak, hindari kerumunan, dan taati prokes kesehatan,” tutup Wali kota.
Editor: Fly














