MATTANEWS.CO, PADANGSIDIMPUAN – Perasaan haru, menyelimuti kediaman Nila Lubis (32) di Lingkungan V, Kelurahan Sidakkal, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan. Betapa tidak, Nila tak pernah bermimpi jika dirinya bakal didatangi Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Juliani Prihartini, SIK MH, pada Rabu (4/8/2021) sore.
Dengan penuh kasih sayang, orang nomor satu di Polres Padangsidimpuan yang didampingi Kasat Intel AKP Najruddin, SH, dan Kasat Binmas AKP Sulhan Arifin Siregar, SH, begitu akrab memberi motivasi serta semangat kepada Nila.
Tak hanya itu, Kapolres juga membawa bantuan sosial berupa beras, ikan sarden, minyak goreng, gula, bubuk teh, dan uang tunai untuk Nila. Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia Agustus mendatang, Kapolres juga membawa bendera Merah Putih untuk dikibarkan di depan rumah Nila.
Diharapkan, Hari Kemerdekaan jadi momen bagi Nila untul merdeka dari penyakitnya atau sembuh. Bagaikan mimpi, Nila menerima pemberian Kapolres dengan rasa penuh kebahagiaan.
“Nila harus sabar dan kuat ya. Tidak ada penyakit yang tak bisa disembuhkan. Yang terpenting tetap salat untuk meminta kesembuhan pada Allah dan ikhtiar sebagai upaya penyembuhan. Tidak banyak yang bisa kami berikan, namun kiranya bantuan ini bisa meringankan Nila dan keluarga,” harap Kapolres.
Perasaan bahagia juga datang dari orangtua Nila yakni, Emmi Juraida Siregar (57). Ucapan terimakasih tidak henti-hentinya diucapkan Emmi atas kedatangan Kapolres yang dianggapnya bak malaikat di tengah masa sulit menghadapi pandemi Covid-19 saat ini.
“Hanya ucapan terimakasih yang bisa saya ucapkan kepada Ibu Kapolres dan Bapak-bapak polisi sekalian. Alhamdulillah, Ibu Kapolres peduli terhadap beban yang kami pikul. Kiranya Allah membalas semua kebaikan yang telah diberikan,” ungkap Emmi dengan mata berkaca-kaca.
Selama setahun belakangan tumor menyerang, Emmi turut menyaksikan bagaimana perjuangan buah hatinya melawan penyakit. Lantaran keterbatasan biaya, Emmi hanya mampu membawa anaknya berobat ke puskesmas terdekat, walau ingin dirawat di Rumah Sakit.
“Kurang lebih setahun anak saya menderita tumor. Makin hari, benjolan di perutnya kian membesar. Saya mau bawa ke Rumah Sakit, tapi nggak punya biaya,” tuturnya.
Di penghujung kunjungan, Kapolres mengajak Nila untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Penuh semangat, Nila yang tidak sempat menamatkan pendidikan sekolah dasarnya itu memenuhi ajakan Kapolres. Bahkan, Nila mengaku dirinya semasa sekolah sempat ditunjuk menjadi siswi pengibar bendera Merah Putih.














