BERITA TERKINIHEADLINEPEMPROV SUMSEL

Herman Deru Tekankan Akuntabilitas Hibah untuk Unsri: “Harus Terukur dan Berdampak Nyata”

×

Herman Deru Tekankan Akuntabilitas Hibah untuk Unsri: “Harus Terukur dan Berdampak Nyata”

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Herman Deru kembali menegaskan komitmennya terhadap kemajuan pendidikan tinggi dengan menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan dana hibah. Hal itu disampaikannya saat menyaksikan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Universitas Sriwijaya (Unsri), Rabu (1/4/2026).

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Sumsel Edward Candra bersama Rektor Unsri Taufiq Marwa di Ruang Rapat Gubernur, disaksikan langsung oleh Herman Deru.

Dalam arahannya, Herman Deru menegaskan bahwa hibah sebesar Rp6 miliar bukan sekadar bantuan anggaran, tetapi merupakan amanah yang harus dikelola secara bertanggung jawab.

“Dana hibah ini bukan hanya soal nominal, tetapi bagaimana pengelolaannya bisa dipertanggungjawabkan secara moral dan administratif,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya niat baik (mens rea) dalam setiap proses penggunaan anggaran agar terhindar dari penyimpangan.

“Harus ada niat yang lurus dalam bekerja. Jangan sampai ada mark-up, jangan ada kegiatan fiktif. Semua harus nyata, terukur, dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Menurutnya, setiap rupiah dari dana hibah harus memberikan dampak langsung bagi mahasiswa dan lingkungan kampus.

“Saya ingin hasilnya jelas. Apa yang dibangun harus bisa digunakan, bukan sekadar proyek yang selesai di atas kertas,” katanya.

Gubernur juga menekankan agar alokasi anggaran difokuskan pada pembangunan yang bersifat fungsional dan mendukung aktivitas akademik.

“Fokuskan pada yang benar-benar dibutuhkan. Gedung FISIP harus dilanjutkan, fasilitas olahraga juga dibenahi supaya mahasiswa bisa merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Tak hanya itu, Herman Deru turut mendorong penguatan kolaborasi antara Pemprov Sumsel dan Unsri di bidang riset dan inovasi.

“Ke depan, saya ingin kerja sama ini tidak hanya fisik. Riset harus diperkuat, inovasi harus lahir dari kampus, dan itu bisa menjadi solusi bagi pembangunan daerah,” tambahnya.

Ia juga berharap Unsri dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam melahirkan gagasan-gagasan baru.

“Unsri ini aset daerah. Saya berharap kontribusinya semakin besar, terutama dalam menghasilkan inovasi yang bisa mengharumkan nama Sumatera Selatan,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor Unsri Taufiq Marwa menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh pemerintah provinsi.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan ini. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, perhatian terhadap Unsri tetap diberikan,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di lingkungan kampus.

“Dana ini akan kami gunakan sebaik mungkin, terutama untuk melanjutkan pembangunan dan peningkatan fasilitas yang menunjang kegiatan mahasiswa,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen Unsri untuk menjaga transparansi dalam pengelolaan dana hibah tersebut.

“Kami berkomitmen untuk mengelola dana ini secara akuntabel dan transparan, sesuai dengan arahan Pak Gubernur,” tutupnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel.