BERITA TERKINI

Hindari Punic Buying Migor, Begini Trik Hyfresh Citimall Prabumulih

×

Hindari Punic Buying Migor, Begini Trik Hyfresh Citimall Prabumulih

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PRABUMULIH – Kelangkaan Minyak Goreng (Migor) saat ini menyebabkan antrian panjang kembali terjadi di beberapa toko retail di Prabumulih, pantau media ini salahnya antri panjang di Hyfresh Citimall Prabumulih, Rabu (16/2/2022).

khawatiran tak mendapatkan Minyak Goreng, puluhan pembeli yang didominasi ibu-ibu rela antri berjam-jam demi mendapatkan 2 kg Migor perorang yang sengaja dibatasi pihak toko agar tak terjadi Panic Buying.

“Saat ini masyarakat sangat membutuhkan minyak goreng karena sempat sulit untuk didapatkan, yang dapat kami lakukan adalah berusaha membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” tulis Awan Setiawan selaku Manager Store Hyfresh Citimall pada awak media.

Nyaris hampir setiap hari antrian panjang terjadi di Hyfresh hanya untuk membeli Migor, tak hanya kaum hawa saja yang rela antri bahkan seorang bapak juga tertangkap kamera ikut antri dalam barisan pemburu Migor.

“Kami Melakukan pembatasan pembelian Sesuai dengan program pemerintah per customer 2 liter,” lanjut Awan.

Ketua Aprindo Sulastri

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) Kota Prabumulih Sulastri, S.Sos mengatakan kelangkaan Migor di Prabumulih salah satunya terjadi akibat keterlambatan pengiriman barang oleh produsen yang hanya 10% dari 30 %.

“Dari 240 produsen di Indonesia yang bekerjasama dengan Pemerintah hanya 70% saja yang bisa memenuhi permintaan pasar,” jelasnya.

Masih ketua Aprindo Prabumulih, “Sesuai aturan saat ini setiap toko retail mendapat jatah penjualan sebanyak 2 box setiap toko, tapi saat ini sudah ditambah sebanyak 7 box perhari untuk setiap toko retail,” terangnya.

Lebih lanjut, tak hanya itu saat ini Aprindo dan Polres sering melakukan kordinasi terkait kelangkaan minyak goreng yang berpotensi adanya penimbunan.

“Sejauh ini kita sudah kordinasi ya, tapi kita harap pihak kepolisian lebih gencar memastikan produsen besar di Prabumulih bisa memenuhi kebutuhan migor dipasaran,” pungkas Sulastri.