[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Diduga adanya setingan, aparat kepolisian diharapkan lebih cermat dan teliti menanggapi vidio viral percobaan pembunuhan menimpa Titis Rachmawati, yang terjadi di Dusun I Mekar Sari Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Muba beberapa waktu lalu. Hal tersebut diungkapkan Penasehat Hukum, Diana dan Arif, Hj Nurmala, saat gelar press release, Jumat (3/12/2021).
“Kejadian itu tidak sengajaan klien kami, menabrak mobil korban. Tidak ada percobaan pembunuhan yang dimaksud. Vidio rekaman yang viral itu menurut saya berlebihan. Karena disana terdengar kesengajaan merekam dan seakan minta ditabrak,” ungkap Nurmala.

Dibeberkan Nurmala, sebelum kejadian, kliennya dihubungi karyawan PT Rawa Bening. Kliennya, Diana dan Arif merupakan pewaris perusahaan dari orang tuanya, H Basyir, yang telah meninggal empat bulan lalu.
“Karyawan melaporkan, bahwa ada dua mobil dengan sekitar delapan orang menghampirinya dan mengambil alat-alat pemanen. Diantara mereka ada yang membawa senpi dan melarang memanen, bahkan mengancam akan dibawa ke Polda. Dari itu, klien kami memastikan informasi tersebut. Sesampainya menemui karyawan, dua mobil tersebut telah pulang. Klien kami sempat menyusul, namun mereka tancap gas. Ketika klien kami hendak meminta klarifikasi dengan menyusul mobil LC putih, namun mereka tidak menanggapi. Lalu, klien kami mencoba mengejar mobil tersebut, namun terhalang mobil taft yang juga rombongannya. Kejar-kejaran pun terjadi dan tiba-tiba mobil taft memotong jalan, sementara LC putih melambat, hingga terjadilah tabrakan. Dari rekaman viral itu, nampak setingan, karena dari rekaman itu terdengar suara lanjakan, biarlah dia yang nabrak,” ungkap Nurmala.
Nurmala berharap agar aparat kepolisian dapat melakukan penyelidikan lebih detil, termasuk rekaman yang tersebar dan viral itu.
“Saya harap penyidik bisa lebih teliti, menganalisa rekaman tersebut. Kami sudah melakukan klarifikasi di Polres Muba, terkait dugaan percobaan pembunuhan itu. Namun, kami pun ditunjuk sebagai Penasehat Hukum, Diana dan Arif, untuk membuat laporan dugaan pengancaman, perampasan dan pencurian di Polda Sumsel. Semoga perkara ini dapat segera diungkap,” tukasnya.














