[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, JAKARTA– Beredar sebuah postingan di media sosial Facebook yang mengatakan bahwa rutin minum air hangat 4 kali sehari dapat menyembuhkan Virus Corona (Covid-19). Unggahan tersebut juga memberikan informasi mengenai fungsi air hangat terhadap tubuh.
Akun Facebook bernama Ahmad Harits mengunggah postingan pertama kali pada tanggal 3 Februari 2021.
Berikut isi postingan dalam akun Facebook Ahmad Harits:
Obat covit telah ditemukan dan semua orang punya dirumah masing2.
hanya dengan minum 4 gelas air hangat 4x sehari , sampai kondisi membaik, dan dibantu minum air 2.4 liter perhari.
jika kena covid ,darah jadi mengental
fungsi air,,, melancarkan peredaran darah
efek samping,,, sering buang air kecil terus.
coba bayangkan, orang sakit itu tak berkeringat, jiks minum air hangat apa yg terjadi. badan berkeringat, kita punya tenaga
kabar baik ini semoga bermanfaat
TERIMA KASIH
Faktanya, klaim mengenai minum air hangat 4 kali sehari dapat menyembuhkan Covid-19 termasuk kabar tidak benar atau hoax.
Dalam penelusuran Mattanews.co, Sabtu (12/2/2021) dikutip dari laman resmi pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (kominfo.go.id) dan turnbackhoax.id menerangkan informasi tentang air hangat yang dapat menyembuhkan Covid-19 karena air hangat dapat melancarkan peredaran darah itu tidak benar atau hoax
Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS) dr. Tonang Dwi Ardyanto menerangkan pemahaman keseimbangan cairan tidaklah sesederhana demikian. Menurutnya sumber masukan air tidak hanya dari minuman dan makanan namun juga jalur lain, begitu pula untuk pengeluarannya. Selain itu keseimbangan cairan bukanlah hal yang tunggal karena harus mempertimbangkan keseimbangan elektrolit, asam, basa, dan sebagainya.
Adapun pada Covid-19 menurutnya memang dapat mengganggu sistem koagulasi. Namun ia menerangkan, pengentalan darah akibat faktor koagulasi berbeda dengan yang terjadi pada pengentalan darah akibat dehidrasi.
“Kalau dehidrasi, ada benarnya pemberian cairan. Tapi kalau faktor koagulasi, beda,” jelas dia, dilansir kominfo.go.id, Jumat (11/2/2021) dan turnbackhoax.id, Kamis (10/2/2021).
“Covid itu mengganggu sistem koagulasi. Bahwa dapat juga terjadi dehidrasi, itu faktor lain bukan karena gangguan koagulasinya,” imbuhnya.
Informasi ini jenis hoax misleading content atau konten menyesatkan. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.














