BERITA TERKINI

Hoax !! Vaksinasi Presiden Jokowi Gagal dan Harus Diulang

×

Hoax !! Vaksinasi Presiden Jokowi Gagal dan Harus Diulang

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

Reporter : Poppy Setiawan

MATTANEWS.CO, JAKARTA– Beredar pesan berantai Whatsapp dan media sosial memuat surat terbuka yang menyatakan vaksinasi covid-19 untuk presiden Joko Widodo gagal dan harus diulang. Pada pesan yang beredar, disebutkan suntikan vaksin seharusnya menembus otot dan dilakukan dengan tegak lurus 90 derajat

Pesan itu tertulis berasal dari seorang bernama dr. Taufiq Muhibbuddin Waly Sp.PD yang dibuat pada 14 Januari 2021. Berikut isi narasi yang beredar tersebut:
VAKSINASI PRESIDEN HARUS DIULANG DAN HATI-HATI DENGAN VAKSINASI

Hari ini, saya melihat anda divaksinasi. Setelah melihat berkali-kali video itu dan berdiskusi dengan para dokter serta para perawat senior, maka saya menyimpulkan bahwa vaksinasi yang anda lakukan adalah gagal. Atau anda belum divaksinasi. Alasannya adalah

Injeksi vaksin Sinovac, harusnya intramuskular ( menembus otot). Untuk itu, penyuntikkan harus lah dilakukan dengan tegak lurus (90 derajat). Dan memakai jarum suntik untuk ukuran volume minimal 3 cc ( spuit 3cc ). Tetapi yang menyuntik anda tadi siang memakai spuit 1cc dan tidak tegak lurus 90 derajat. Hal tersebut menyebabkan vaksin tidak menembus otot sehingga tidak masuk kedalam darah. Suntikan vaksin yang dilakukan pada anda tadi siang hanyalah sampai di kulit ( intrakutan ) atau dibawah kulit ( sub kutan ). Dan itu berarti vaksin tidak masuk ke darah.

Pabrik vaksin Sinovac telah membuat zat vaksin tersebut, hanya bisa masuk ke darah bila disuntikkan dengan cara intramuskular. Penyuntikkan dikulit i(ntrakutan) atau dibawah kulit ( subkutan) tidak akan menyebabkan vaksin tersebut masuk ke dalam darah. Kalaupun dapat masuk, hanyalah sedikit sekali. Lain halnya bila vaksin atau obat itu di desain untuk tidak disuntikkan secara intramuskular. Misalnya menyuntikkan insulin. Injeksi insulin harus dilakukan secara subkutan.”

Faktanya, klaim bahwa vaksinasi covid-19 untuk presiden Joko Widodo gagal dan harus diulang adalah salah atau hoax.

Dari hasil penelusuran mattanews.co, Jumat (22/1/2021) yang dikutip dari media online liputan6.com, klaim bahwa vaksinasi covid-19 untuk presiden Joko Widodo gagal dan harus diulang adalah salah. Informasi ini telah disanggah pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr Erlina Burhan, Sp.P (K)., M.Sc., Ph.D. Ia mengatakan bahwa klaim tersebut tidak berdasar.

“Abaikan saja, nggak benar narasi ini,” ungkap Erlina kepada Liputan6.com, Rabu (20/1/2021).

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Editor : Poppy Setiawan