MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-24 Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) pada 22 Maret 2026 dimanfaatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung untuk menegaskan komitmen tanpa kompromi dalam memerangi narkoba.
Mengusung tema global “War on Drugs for Humanity” dan semangat “Indonesia Bersinar”, perang terhadap narkotika ditegaskan sebagai misi kemanusiaan yang tidak bisa ditawar.
Kepala BNNK Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, Wasbeka Abie Yuwono, M.Ak., CFrA.,
menegaskan bahwa “Indonesia Bersinar” berarti Indonesia yang benar-benar bersih dari narkoba. Menurutnya, upaya tersebut bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata yang harus melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Indonesia Bersinar itu Indonesia yang bersih dari narkoba. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika,” ujar Abie dalam keterangan resmi, Minggu (22/3/2026).
Ia menambahkan, Kabupaten Tulungagung saat ini terus mengakselerasi berbagai program strategis guna mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan produktif, bebas dari penyalahgunaan narkotika. Bersama pemerintah daerah, BNNK Tulungagung mengedepankan pendekatan komprehensif mulai dari pencegahan, pemberdayaan masyarakat hingga rehabilitasi.
Sejumlah langkah konkret telah dijalankan. Di antaranya pengembangan Program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang menyasar berbagai wilayah untuk memperkuat pemahaman masyarakat terkait bahaya narkoba melalui pendekatan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika).
Tak hanya itu, komitmen juga diperkuat melalui tes urin berkala bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan birokrasi bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Di sisi lain, pendekatan promotif juga digencarkan melalui kegiatan “Senam Bersinar” dan edukasi masyarakat yang mendorong pola hidup sehat serta menjauhkan warga dari bahaya narkoba. Sinergi lintas sektor pun terus diperluas, mulai dari pemerintah desa seperti Desa Kendalbulur, lembaga pendidikan, hingga sektor perbankan.
BNNK Tulungagung juga menghadirkan pelayanan terpadu berbasis digital, mulai dari pengaduan masyarakat, penerbitan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkoba (SKHPN), hingga akses informasi hukum, guna mempermudah masyarakat dalam mendapatkan layanan.
Seluruh upaya ini, menurut Abie, menjadi bukti nyata bahwa Tulungagung serius mewujudkan predikat “Bersinar” sebagai daerah yang bersih dari narkoba. Lingkungan yang bebas narkotika diyakini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, stabilitas sosial, dan kemajuan budaya daerah.
“Perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi gerakan bersama demi kemanusiaan dan masa depan bangsa. Tulungagung harus bersinar, dan itu harga mati,” tegasnya.
“Kami sediakan sebagai optimalisasi dengan call center 184,” pungkasnya.














