MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Sejumlah massa dari Masyarakat Anti Korupsi Sumsel melakukan aksi dukungan untuk Polda Sumsel atas pemberantasan mafia illegal drilling, di depan Mapolda Sumsel, Senin (08/05/2023)
Dukungan tersebut atas langkah baik Kapolda Sumsel, Irjen Pol AnRachmad Wibowo dalam pemberantasan mafia illegal drilling yang berinisial W, hingga menyebabkan kebakaran di Dusun 2 Desa Simpang Tanjung, Belimbing, Muaraenim pada Kamis 27 April 2023 kemarin.
“Diduga bahwa benar oknum berinisial W ini adalah pemilik lahan sekaligus pemodal, Oknum ini terkait pengendalian jual beli BBM Ilegal tersebut dan dialah yang paling bertanggung jawab atas kejadian meledaknya gudang di dusun 2 Desa Simpang Tanjung waktu lalu,” ungkap koordinator aksi LSM MAK Sumsel ini, Hendra, kepada awak media.
Hendra mengungkapkan, gudang minyak yang ada dilokasi tersebut, tidak memiliki izin sah.
“Diduga gudang tersebut sudah beroperasi cukup lama dan sangat membahayakan masyarakat di sekitar gudang,” paparnya.
Dari itu, Hendra berharap, Kapolda Sumsel dapat memberikan atensi kepada Kapolres Muara Enim, agar dapat memberikan tindakan tegas kepada para pelaku ilegal drilling.
“Agar memberikan efek jera, hendaknya Kapolda memberikan atensi penuh kepada Kapolres Muara Enim, untuk menindak tegas oknum berinisial W, karena telah melanggar pasal 55 UU Migas dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda 60 milyar,” tukasnya.














