Reporter : Dewan Richardi
BATANGHARI, Mattanews.co – Terkait permintaan para Angler di Batanghari tentang keseriusan pemerintah setempat pada ekosistem sungai, yang termuat dalam berita media mattanews.co edisi terbit (6/5/2020) [ https://mattanews.co/2020/05/06 para-angler-di-batanghari-berharap-pemerintah-serius-tangani-ekosistem-sungai/], mendapat tanggapan positif dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batanghari.
“Iya, nanti coba kita bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup, pihak TNI-Polri, Perusahaan, Dinas Perikanan dan Dinas Pariwisata,” ungkap Bakhtiar kepada media ini, saat dijumpai di kediaman pribadinya, Sabtu (09/05/2020).
Dijelaskan Bakhtiar, kesadaran masyarakat dalam memperoleh hasil tangkapan ikan secara ilegal, begitu besar pengaruhnya terhadap perkembangbiakkan ikan-ikan langka.
“Ada beberapa jenis ikan hias langka yang sulit dijumpai salah satunya jenis Botia, ikan tersebut cuma dapat dijumpai saat banjir. Tertangkap oleh nelayan tradisional saat ikan bergerombolan melakukan migrasi ke hulu untuk berkembang biak dan itupun tidak banyak jumlahnya,” jelasnya.
Bakhtiar berharap dapat bekerjasama dengan pihak-pihak terkait, agar berupaya melakukan himbauan terhadap para pelaku ilegal fishing, diberi peringatan dan dihukum berat jika tidak juga mengikuti anjuran serta himbauan pemerintah.
“Coba kita beri masukkan kepada para pelaku ilegal fishing ini, untuk tidak lagi melakukan hal tersebut, dengan cara himbauan langsung, memasangi papan peringatan hukum dan denda di wilayah pintu-pintu masuk perairan. Kita bisa bekerja sama dengan pemerintah provinsi, pusat juga dengan perusahaan-perusahaan besar untuk dapat menjaga ekosistem ini,” terangnya.
Agar ikan hias jenis Botia dan ikan jenis lainnya dapat bertahan dari kepunahan, Sekda menjelaskan juga, bahwa kita dapat menerapkan langkah pembudidayaan benih ikan untuk di tebar kembali ke hulu-hulu atau sungai Batanghari.
“Dulu di Sungai Batanghari ini saya juga pernah lihat Arwana, tapi sekitar tahun 1980 an. Mari bersama dan sedari dini kita belajar mencintai alam, kita sisakan untuk cucu kita, siapa lagi kalau bukan dari sendiri,” tutup Bakhtiar serius.
Ikan Hias Bacubang yang biasa dikenal ikan hias Botia (Botia Macrachanthai) merupakan ikan hias yang hidup di aliran sungai Batanghari Jambi, dan dikenal sebagai komoditas Ekspor dikarenakan warnanya yang mengagumkan. Sungai Batanghari merupakan surganya bagi ikan Hias Botia yang segera harus dilindungi, dijauhkan dari tangan-tangan pelaku ilegal Fishing.
Editor : Fly














