BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHAN

Imigrasi Putussibau Laksanakan Puluhan Kegiatan Pengawasan dan Intelijen di 2025

×

Imigrasi Putussibau Laksanakan Puluhan Kegiatan Pengawasan dan Intelijen di 2025

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau terus memperkuat fungsi pengawasan dan intelijen keimigrasian sepanjang tahun 2025 sebagai upaya menjaga kedaulatan negara serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan keimigrasian di wilayah perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu.

Capaian tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau, Uray Aliandri, dalam rilis kinerja akhir tahun.

Sepanjang periode Januari hingga 29 Desember 2025, Kantor Imigrasi Putussibau mencatat sebanyak 17 kegiatan pengawasan keimigrasian yang dilaksanakan secara rutin dan terencana.

Kegiatan ini meliputi pemantauan keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA), pemeriksaan dokumen keimigrasian, serta pengawasan terhadap kepatuhan izin tinggal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain pengawasan, fungsi intelijen keimigrasian juga dijalankan secara optimal. Tercatat sebanyak 28 kegiatan intelijen keimigrasian telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mengolah informasi terkait potensi pelanggaran keimigrasian serta sebagai langkah deteksi dini terhadap ancaman yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan.

Dalam rangka meningkatkan sinergi lintas sektor, Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau juga melaksanakan 2 kali operasi gabungan bersama instansi terkait.

Operasi gabungan ini menjadi wujud kolaborasi antara Imigrasi dengan aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan lainnya dalam upaya penegakan hukum keimigrasian yang efektif dan terpadu.

Selain itu, Imigrasi Putussibau turut mengaktifkan peran Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) dengan melaksanakan 2 kali kegiatan TIMPORA sepanjang tahun 2025.

Melalui forum ini, koordinasi dan pertukaran informasi antara instansi semakin diperkuat guna meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah kerja Imigrasi Putussibau.

Sebagai langkah preventif dan pendekatan berbasis masyarakat, Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau juga melakukan pembentukan 6 Desa Binaan Imigrasi.

Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan keimigrasian, khususnya di wilayah perbatasan, sehingga masyarakat dapat berperan aktif dalam melaporkan aktivitas keimigrasian yang mencurigakan.

Menurut Uray Aliandri, penguatan pengawasan dan intelijen keimigrasian merupakan bagian penting dari tugas Imigrasi.

“Kami terus mengedepankan pendekatan profesional, tegas, dan humanis dalam setiap pelaksanaan pengawasan, serta membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau akan terus meningkatkan kualitas pengawasan dan intelijen keimigrasian guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah perbatasan. (*)