MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Di atas lahan Rutan Kelas IIB Putussibau, jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menebar lebih dari sekadar benih ikan dan bibit pohon pagi itu.
Mereka menanam pesan tentang tanggung jawab lintas sektor ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan bukan hanya urusan kementerian teknis, tapi juga bagian dari peran sosial institusi publik.
Kegiatan dimulai dengan pelepasan ribuan benih ikan ke kolam yang telah disiapkan, disusul penanaman puluhan bibit tanaman produktif dari buah hingga pohon pelindung di sisi lahan rutan.
Inspektur Wilayah IV Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jayanta Surbakti, memimpin rombongan yang mencakup Kepala Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau, Uray Aliandri, serta Kepala Rutan Kelas IIB Putussibau, Dani Ilham
Menurut Jayanta, kerja bersama semacam ini melatih gotong royong dan kebersamaan.
“Sekaligus menyiapkan manfaat nyata beberapa bulan ke depan bagi masyarakat sekitar, “tuturnya
Sementara, Kepala Kanim Putussibau, Uray Aliandri, menegaskan dukungan penuhnya.
Ia mengingatkan bahwa kantor imigrasi tidak hanya mengurusi pelayanan dan penegakan hukum keimigrasian, melainkan juga memikul tanggung jawab moral untuk program sosial dan lingkungan.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk kepedulian. Ketahanan pangan dimulai dari aksi kecil yang konsisten,” ujarnya.
Menurut Uray, pemilihan lokasi di Rutan Kelas IIB Putussibau bukan tanpa alasan. Lahan yang ada dimanfaatkan produktif, sekaligus memberi nilai edukatif bagi warga binaan tentang merawat lingkungan.
“Jika dirawat berkelanjutan, kolam dan kebun mini itu bisa menjadi sumber pangan tambahan serta ruang hijau yang menyejukkan, “ucap Uray
Untuk itu, kata Uray peserta berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Dengan perawatan rutin, panen ikan dan buah dari bibit yang ditanam dapat dirasakan warga sekitar, sementara semangat kolaborasi antara instansi bisa ditiru tempat lain.
“Langkah kecil hari ini, begitu keyakinan mereka, akan bergaung sebagai dampak besar bagi generasi mendatang lebih hijau, mandiri, dan sejahtera, “pungkasnya mengakhiri. (*)














