MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam membina kemandirian warga binaan melalui kegiatan produktif. Terbukti dengan hasil panen pertanian berupa terong di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rabu (27/3/2026).
Panen dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas I Palembang, Muhammad Rolan, didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Perawatan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumsel, Misbahuddin, beserta jajaran petugas.
“Panen terong ini merupakan hasil dari proses pembinaan kemandirian warga binaan di bidang pertanian yang telah dilaksanakan secara berkelanjutan, dengan memanfaatkan lahan SAE,” jelas Kepala Rutan Kelas I Palembang, Muhammad Rolan.
Dikatakan Rolan, lahan tersebut dimanfaatkan warga binaan untuk lahan pertanian.
“Lahan dimanfaatkan secara optimal, warga binaan dilatih untuk mengembangkan keterampilan bercocok tanam yang produktif dan bernilai ekonomi,” ujarnya.
Muhammad Rolan menyampaikan, kegiatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek pembinaan mental, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan warga binaan setelah kembali ke masyarakat.
“Melalui program SAE ini, kami ingin membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat, sehingga mereka memiliki kesiapan untuk mandiri dan produktif setelah bebas nanti,” tuturnya.
Diuraikan Rolan, sejumlah manfaat yang dihasilkan dari kegiatan ini antara lain meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan. Selain itu bentuk kebersamaan.
“Hasil panen yang diperoleh menjadi indikator keberhasilan program pembinaan kemandirian yang diterapkan di Rutan Kelas I Palembang,” tandasnya.
Melalui program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rutan Kelas I Palembang terus berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang positif, produktif, dan berdaya guna, sehingga warga binaan dapat berkembang menjadi pribadi yang mandiri dan siap kembali ke tengah masyarakat.














