BERITA TERKINIHEADLINEPOLITIK

Insiden Pagar Puskesmas Celikah Roboh, Pejabat Dinkes OKI Saling Lempar Tanggung Jawab

×

Insiden Pagar Puskesmas Celikah Roboh, Pejabat Dinkes OKI Saling Lempar Tanggung Jawab

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, OKI – Berdalih hujan deras sebagai musibah, Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengutarakan intensitas hujan deras yang terjadi di sepanjang malam sebelumnya, disinyalir penyebab robohnya pagar Pusat Kesehatan Masyarakat Desa Celikah, Kayuagung.

Mengenai ambruknya dinding ini sendiri, Dinkes OKI seolah saling lempar tanggung jawab. Kendati masih dalam kapasitasnya sebagai sekretaris Dinkes, Herman justru mengelak menerangkan lebih rinci terkait penyebab ataupun informasi lengkap terkait bangunan roboh yang menelan anggaran Rp.499 juta tersebut.

“Hal ini adalah musibah namun untuk statment itu bukan kapasitas kami. Silahkan hubungi bidang fisik,” singkatnya, Sabtu (11/2/2022)

Berdasarkan pantauan, pagar tersebut tanpa ada penahan berupa besi tulang pondasi yang berguna sebagai penahan bangunan dinding tersebut. Adapun besi 8-10 Inci yang digunakan disinyalir tidak cukup kuat untuk menahan ratusan meter bentangan pagar tersebut. Maka tidak heran, meski baru dibangun pada Bulan Juli 2021 lalu, bangunan tersebut ambruk.

Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat Transparansi Akuntabilitas Publik Kabupaten Ogan Komering Ilir, Pipin Juniar dalam pandangannya mengemukakan sejumlah pendapat.

Menurut dia, tidak semestinya pejabat publik saling lempar tanggung jawab. Ia mendorong keterbukaan informasi publik pada Dinkes OKI dibuka seluas-luasnya. Apalagi, dengan mudahnya menyalahkan bencana alam.

“Selama ini, Dinkes OKI cenderung tertutup dalam memberikan akses informasi. Adapun informasi publik yang disajikan dengan beragam Podcast di medsos itu hanya propaganda semata,” ujarnya.

Lanjutnya, apalagi dengan anggaran mencapai Ratusan Juta Rupiah, robohnya pagar puskesmas Celikah disebutnya sebagai pintu masuk bagi penegak hukum serta penggiat kontrol sosial untuk kembali menyusuri berbagai kemungkinan dugaan koruptif Dinkes OKI,

“Insiden ambruknya pagar puskesmas tersebut merupakan pintu masuk dalam menelusuri dugaan koruptif di berbagai proyek lainnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut,” tandasnya.