MATTANEWS.CO, FAKFAK – Menteri investasi/kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia dalam kunjungan kerjanya di Belanda, salah satu agedanya adalah mengadakan pertemuan dengan Verstegen Spices dan Sauces di Rotterdam, Kamis (14/10/2021).
Perusahaan tersebut merupakan produsen dan importir rempah-rempah yang telah mengimpor rempah dari Indonesia selama lebih dari 20 tahun.
Bahlil mengatakan, Pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan CEO Verstegen Michel Driessen pada November 2020 lalu, dan mereka memiliki minat untuk mengembangkan investasinya di Indonesia khususnya di Papua Barat pada sektor perkebunan pala dan industri pengolahannya.
“Rencana pengembangan perkebunan pala ini sejalan dengan mandat langsung Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Investasi/BKPM untuk mengembalikan kejayaan rempah-rempah Indonesia,” ujarnya.
Selain itu, Hal hal tersebut juga dituangkan dalam Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua dan Papua Barat.
“Sebagai putra daerah, investasi di Fakfak ini akan saya kawal sampai tuntas agar berjalan dengan lancar, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan tumbuhnya kesejahteraan bagi masyarakat Papua Barat khususnya di Fakfak,” tandasnya.














