MATTANEWS.CO, OKI – Anggota DPR RI H Iskandar SE turun langsung ke Posko Induk Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kamis, 17 September 2026. Ia datang membawa bantuan logistik untuk mendukung personel yang masih berjibaku menangani Karhutla di lapangan.
Iskandar tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga melihat langsung kondisi posko dan kebutuhan personel dalam penanganan Karhutla. Aksi tersebut dilakukan bersama unsur Fraksi PAN DPRD Sumatera Selatan, Fraksi PAN DPRD OKI, KOKAM, Pemuda Muhammadiyah, dan BM PAN.
Sejumlah perlengkapan dan logistik disalurkan untuk mendukung operasional Satgas. Bantuan itu terdiri dari lima unit pompa air, satu dus sepatu boots, 20 dus mi goreng, 20 dus air mineral, 10 dus minuman Pocari Sweat, serta ratusan lembar masker.
Bantuan serupa juga disalurkan kepada Satgas Karhutla di Kabupaten Ogan Ilir. Selain menyasar petugas di lapangan, PAN membagikan masker kepada masyarakat di OKI dan Ogan Ilir yang terdampak kabut asap.
Iskandar mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus dukungan kepada petugas yang bekerja menghadapi Karhutla.
“Kita ingin sinergi bersama, bergerak cepat, dan peduli terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan di Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Ogan Ilir,” kata Iskandar.
Menurut dia, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, kader dan simpatisan PAN diminta mengambil peran sesuai kemampuan, mulai dari membantu masyarakat terdampak hingga mendukung relawan di lapangan.
Iskandar juga menyatakan PAN siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten OKI, tidak hanya dalam penanganan Karhutla, tetapi juga menghadapi bencana lain dan mendukung pembangunan daerah.
Sekretaris DPW PAN Sumsel M Alki Ardiansyah mengatakan jajaran partainya akan menjalankan instruksi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan.
“Intinya, kita ingin terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten OKI, baik dalam hal penanganan Karhutla, pengendalian bencana hingga pembangunan daerah,” tandasnya.














