BERITA TERKINI

Jalan Rusak Banyak Fakta-fakta Ditemukan, Diantaranya Warga Minta Jalan Dijadikan Kolam Ikan

×

Jalan Rusak Banyak Fakta-fakta Ditemukan, Diantaranya Warga Minta Jalan Dijadikan Kolam Ikan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, LABUAN BAJO – Ruas jalan Cabang Langgo-Werang di Kecamatan Sano Nggoang rusak parah sepanjang dua tahun terakhir. Aspal jalan telah lama hilang tergerus air hujan dari tahun ke tahun. Titik kerusakan paling parah terjadi di wilayah Desa Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Setidaknya terdapat belasan titik kerusakan parah yang berpotensi kecelakaan. Titik kerusakan jalan ini bisa dilihat mulai dari Dusun Rangat, Tembel hingga Dusun Ndengo.

Dalam kejadian itu beragam fakta-fakta yang terkuat berhasil dihimpun Mattanewsco di bawah ini : Salah satunya, warga mala minta dijadikan kolam ikan.

Minta benih ikan

Gerah dengan kondisi jalan tersebut, warga di sana kini sedang menyusun proposal perihal permohonan benih ikan kepada wakil rakyat yang duduk anggun di lembaga DPRD Mabar. Mereka berencana, benih ikan itu nantinya dibudidayakan di jalan berlubang mirip kolam.

“Dari lubuk nurani hati paling dalam,kami masyarakat Sano Nggoang memohon bantuan benih ikan kepada DPRD Manggarai Barat. Kolam telah kami sediakan sejak tahun 2010 lalu. Lokasi kolam sangat strategis, yakni di badan jalan Cabang Langgo menuju Werang. Luas kolam berukuran 3×3 m.  Kami butuh benih ikan sebanyak ratusan ekor. Demikian permohonan ini kami buat. Semoga  Bapak  DPRD dapat mengabulkannya”, demikian permintaan Ignasius  Musa dalam proposalnya.

Sekilas Jalan Langgo-Werang

Ruas jalan ini  merupakan jalur strategis menuju Kecamatan Sano Nggoang.  Saban hari, warga setempat dan para wisatawan manca negara dan domestik yang hendak menikmati keindahan destinasi wisata air terjun Cunca Lolos, Cunca Rami, dan Danau Sano Nggoang dan spot wisata lainnya melintasi ruas jalan ini.

Ruas jalan Cabang Langgo-Werang adalah akses penghubung antarDesa yang tersebar di  Kecamatan Sano Nggoang. Mulai dari Desa Wae Lolos, Golo Kondeng, Golo Ndaring, Golo Mbu, Watu Panggal, Sano Nggoang, Wae Sano, Golo Manting, Golo Sengang, Matawae dan ratusan Kampung di Kecamatan tersebut.

Lebih dari itu. Para sopir moda angkutan pedesaan pun kendaraan pribadi dari dan ke Sano Nggoang ke Labuan Bajo extra hati-hati tatkala melintasi ruas jalan ini. Terutama pada musim penghujan, kondisi jalan licin berlumpur. Ringkasnya, ruas jalan ini urat nadi akselerasi perekonomian warga setempat.  Lalulintas orang dan barang berjibaku melintasi ruas jalan ini yang rusak parah itu.

Data Lakalantas

Tercatat enam kali kejadian lakalantas roda empat terjadi dalam rentang waktu dua tahun terakhir. Tak terhitung lakalantas roda dua. Terjadi hampir tiap hari.

1. Lakalantas maut merenggut nyawa H.Naser Ridwan (63 tahun). Mobil Kijang DR 1374 KZ yang dikendarainya terperosok sejauh 14 meter. Kecelakaan maut ini terjadi, Jumat malam (10/4/2020) pukul 20.00 Wita saat mobil itu melintasi jalan menurun sebelum memasuki kampung Langgo, Desa Wae Lolos.

2. Mobil Fortuner yang ditumpangi anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Blasius Jeramun lari mundur di jalan tanjakan
hingga terperosok sejauh belasan meter, Selasa (28/4/2020) petang di jalan Langgo-Werang, tepatnya di Dusun Ndengo, Desa Wae Lolos.

3. Dua bulan kemudian, Minggu (21/6/2020), mobil dum truk terjungkal nyaris masuk jurang terjal.  Lakalantas ini terjadi di lereng Toto Ninu, Dusun Rangat, Desa Wae Lolos, ruas jalan Cabang Langgo – Werang. Dum truk nomor polisi N 9336 VE itu mengangkut 10 batang tiang listrik PLN menuju Desa Wae Sano. Tidak ada korban jiwa.

4. Kamis (14/1/2021) petang pukul 16.00 Wita, mobil dum truk mengakut tiang listrik tergelincir. Melindas  sayap jembatan hingga ambruk. Lakalantas tunggal ini juga terjadi di ruas jalan Langgo-Werang, tepatnya di jembatan Wae Brisung, Desa Wae Lolos. Tidak ada korban jiwa.

5. Pada Senin (8/2/2021) pukul 13.00 Wita, Armada angkutan umum DAMRI  nomor polisi 5427 terlempar ke tebing. Lakalantas ini tepatnya di tikungan tajam setelah Jembatan Wae Brisung, Desa Wae Lolos. Tidak ada korban jiwa.

6. Sebuah mobil box terguling, Kamis (3/6) pagi pukul 08.00 Wita di tikungan tajam sebelah kali Wae Brisung, antara Dusun Tembel dengan Dusun Ndengo, Desa Wae Lolos.

Hotmix Baru 1 Km

Intervensi Pemkab Manggarai Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menggelontorkan anggaran (DAK TA 2020) sebesar Rp 1,7 Miliar untuk pekerjaan Hot Rollet Sheet (HRS) /hotmix  ruas jalan tersebut sepanjang 1 Km. Pekerjaan ini telah dikerjakan pada Mei 2020 lalu oleh Kontraktor pelaksana CV. Idaman Konstruksi dengan nilai kontrak Rp 1.757.539.000.

Sebelumnya. Pada tahun 2017 silam, Pemkab Mabar telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait peningkatan ruas jalan Langgo -Werang-Nunang, Kecamatan Sano Nggoang. Boleh jadi pada TA 2019 Pemkab Mabar tidak mengganggarkan dana untuk perbaikan ruas jalan tersebut lantaran MoU itu.