BERITA TERKINI

Jamaah Calon Haji Asal Pedamaran OKI Meninggal Dunia Terserang Angin Duduk

×

Jamaah Calon Haji Asal Pedamaran OKI Meninggal Dunia Terserang Angin Duduk

Sebarkan artikel ini

Reporter : Asni

OKI, Mattanews.co – Seorang calon jamaah haji asal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) meninggal dunia di Mekkah. Diketahui jamaah Calon Haji yang meninggal tersebut (JCH) bernama Hasan bin Husin (Nipon) yang merupakan warga Desa Pedamaran, Kecamatan Pedamaran OKI.

Informasi menyebutkan, yang bersangkutan tergabung dalam kloter 17 rombongan 07 regu 33. “Ya benar kami sudah menerima informasi tersebut.”kata Kepala Kementerian Agama Kabupaten OKI, Drs Ahmad Syukri, MM, Selasa (30/07/2019).

Menurut Syukri, dari informasi pendamping jamaah haji asal OKI, yang bersangkutan meninggal karena serangan jantung. “Informasi yang kami terima dari pendamping beliau terkena serangan jantung,” ujarnya.

Menurutnya, Syukri meninggal pada hari Selasa pukul 05.30 waktu setempat. Jenazah korban akan dibawah kemasjidil Haram untuk di sholatkan. “Akan disholatkan di masjidil Haram. Setelah itu dimakamkan,” terangnya.

Adapun untuk jamaah calon haji asal OKI lainnya, sambung Syukri sampai saat ini kondisinya masih dalam keadaan sehat wal’afiat. Dia berharap para jamaah diberikan kesehatan selama menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah. Sehingga ibadah hajinya sah, karena mampu menyelesaikan seluruh rukun haji.

Kepala Dinas Kesehatan OKI, HM Lubis, SKM MKes melalui pendamping kesehatan jamaah calon haji asal OKI, Meta, SKep menjelaskan, sebelum meninggal almarhum mengalami sakit dada dan batuk-batuk semalaman. “Beliau ceria orangnya. Kita masih sempat ngobrol,” kata Meta.

Terkait mengenai latar belakang penyakit yang diderita korban. Meta tak mengetahui pasti. Namun kata dia, yang bersangkutan sebelum berangkat membawa bekal obat-obatan. “Ya memang banyak bawak obat beliau,” ujar Meta.

“Penyebab beliau meninggal kemungkinan bahasa yang sering kita dengar adalah terkena angin duduk,” jelasnya.

Sementara kondisi jamaah haji lainya, lanjut Meta semuanya dalam keadaan sehat. Aktivitas yang saat ini dilakukan masih beribadah di masjidil Haram.”Belum memasuki tahapan haji,” katanya.

“Tak dipungkiri karena adanya perubahan iklim. Ada juga jamaah yang terkena batuk-batuk “Kalau itu biasa,” tutup dia.

Editor : Anang