BERITA TERKINIEKONOMI & BISNISHEADLINENUSANTARA

Jelang Idul Fitri 2024, Komiditas Pangan di Pasar Lawang Kabupaten Malang Merangkak Naik

×

Jelang Idul Fitri 2024, Komiditas Pangan di Pasar Lawang Kabupaten Malang Merangkak Naik

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MALANG – Menjelang Idul Fitri 2024, kebutuhan bahan pokok mulai merangkak naik, hal ini membuat Pemerintah Daerah Kabupaten Malang terus berupaya memastikan ketersediaan stok pangan tercukupi. Meski begitu, terlihat sejumlah harga mengalami kenaikan beberapa waktu terakhir.

Dari pantauan awak media di pasar Lawang Kabupaten Malang, stok pangan mulai dari daging, telur, gula, hingga beras di kawasan Malang Utara telah memiliki jejaring pasokan yang baik. Selain itu komunikasi antara pedagang dan penjual telah berjalan sesuai mekanisme pasar.

Pengelola UPPD Pasar Lawang, Arief Sulistyanto mengatakan bahwa rata-rata harga sayur mengalami kenaikan harga. Komoditas tomat dan bawang merah menjadi bahan pangan yang mengalami lonjakan hanga sangat drastis.

“Berkaitan dengan harga-harga bahan pokok lainnya masih terkendali. Mulai daging ayam, daging sapi, telur, tepung terigu, minyak. Untuk harga cabe besar, cabe rawit dan cabe keriting sekarang di pasar Lawang, per kilogram mencapai harga 30 ribu. Untuk tomat mencapai 22 ribu,” terang Arief, Rabu (27/3/2024).

Untuk minyak goreng curah maupun kemasan, harga masih stabil yakni untuk minyak curah dengan harga 16 ribu per liter dan minyak kemasan kisaran 18 ribu. Untuk minyak merek Kita harga 15 ribu dan stok menipis,” urainya.

Sedangkan untuk stok beras, Arief menuturkan, tidak akan ada kendala, pasokan beras di pasar Lawang saat ini masih tersedia untuk mencukupi kebutuhan pokok warga Lawang dan sekitarnya hingga menjelang hari Raya Idul Fitri.

“Harga beras termurah dijual dengan harga Lima belas ribu per kilogram, sedangkan yang paling mahal dengan kualitas premium di harga Enam belas ribu per kilogram,” tuturnya.

Arif berharap menjelang Idul Fitri 1445 Hijriyah, harga bahan kebutuhan pokok bisa tetap stabil.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan khawatir terkait kebutuhan pokok selama lebaran nanti,” pungkasnya.