MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) dikabarkan meninggal dunia diatas Kapal Motor (KM) Putra Sukses Mandiri V pada saat sedang berlayar mencari ikan di Samudera Hindia pada Kamis (26/5/2022) sekira pukul 04.00 WITA.
Diketahui korban S bin S (38) beralamat Dukuh Sumur RT 04 RW 04 Desa Ujung Negoro Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Mohammad Anshori, S.H., membenarkan kejadian meninggal dunia seorang ABK KM Putra Sukses Mandiri V ketika sedang berlayar menangkap ikan di Samudera Hindia pada titik koordinat LS: 13 BT: 120 di dekat pulau Sumba Nusa Tenggara Timur.
“Iya benar, diduga korban S bin S meninggal akibat sakit, akhirnya kapal pencari ikan itu berlabuh di pantai Popoh Desa Besole Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung untuk mengevakuasi jenazah tersebut,” kata Iptu Anshori melalui keterangan resmi diterima mattanews.co, Senin (30/5/2022) Pagi.
Iptu Anshori menambahkan, sebelumnya petugas Polsek Besuki mendapat laporan dari Hariyanto (43) warga Dusun Popoh Desa Besole menyampaikan adanya salah satu ABK KM Putra Sukses Mandiri V sebuah kapal pencari ikan dikabarkan meninggal dunia.
Atas laporan tersebut, petugas meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) sembari melakukan koordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Tulungagung dan pihak Rumah Sakit Umum Daerah dr. Iskak.
“Menurut keterangan dari saudara korban kapal, kronologisnya korban sempat buang air kecil diatas kapal, Kamis (26/5/2022) sekira pukul 01.00 WITA. Selanjutnya korban tidur bersama teman ABK lainnya,” tambahnya.
“Sekira pukul 02.30 WITA, korban coba dibangunkan oleh temannya untuk memulai aktivitas mencari ikan, namun tidak kunjung bangun, akhirnya sekira pukul 04.00 WITA dibangunkan kembali, alangkah terkejut korban sudah dalam keadaan tak bernafas dan meninggal dunia,” imbuhnya.
“Atas kejadian itu, Nakhoda kapal memberitahu kepada keluarga korban selanjutnya berkoordinasi dengan Hariyanto (Pelapor.red) untuk dijinkan merapat melakukan evakuasi pada korban di Pantai Popoh Desa Besole Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung,” kata Anshori menambahkan.
Lebih lanjut Anshori menjelaskan, petugas bersama tim gabungan melakukan evakuasi jenazah korban yang masih berada diatas KM Putra Sukses Mandiri V sedang merapat di pantai Popoh pada Minggu (29/5/2022) sekira pukul 21.30 WIB.
“Proses evakuasi jenazah korban disaksikan ayah korban Tasuri bin Ramal dari atas kapal ikan tersebut, atas kejadian itu orang tua korban itu menyatakan menerima atas kematian anaknya, dan tidak melakukan tuntutan hukum terhadap siapapun,” terangnya.
“Ayah korban dengan membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi pada jenazah,” sambungnya.
“Hasil dari pemeriksaan luar oleh petugas RSUD dr. Iskak dan Tim Inafis Satreskrim Polres Tulungagung disampaikan pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga dan rencana akan dimakamkan di Batang Jawa Tengah,” tandasnya.














