MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Kabar duka sekaligus lega datang dari Kecamatan Boyan Tanjung. Jenazah Rasidin (50), warga asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah yang sebelumnya dinyatakan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Batang Bunut, akhirnya ditemukan pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 15.05 WIB.
Penemuan ini mengakhiri operasi pencarian selama 2 hari yang dilakukan tim gabungan di Dusun Penemur I, Desa Teluk Geruguk.
Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, Iptu Jamali menjelaskan, pencarian hari kedua dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Tim SAR gabungan langsung bergerak menyisir aliran Sungai Batang Bunut.
“Tim yang terlibat terdiri dari Tim Basarnas Kabupaten Sintang, personel Polsek Boyan Tanjung, Pemerintah Kecamatan Boyan Tanjung, Pemerintah Desa Teluk Geruguk, bersama keluarga korban dan masyarakat setempat. Pencarian dilakukan dengan teknik penyelaman dan penyisiran di pinggiran sungai,” terang IPTU Jamali.
Kemudian, pencarian sempat dihentikan sementara pada pukul 11.00 WIB untuk Ishoma. Kemudian dilanjutkan kembali pukul 14.00 WIB dengan menggunakan perahu untuk menyisir dan memutari lokasi yang diduga menjadi titik tenggelamnya korban.
“Hasilnya, sekitar pukul 15.05 WIB jenazah korban berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi awal korban diduga tenggelam, “kata Iptu Jamali kepada wartawan.
Lanjut kata, Iptu Jamali setelah ditemukan, tim gabungan langsung mengevakuasi jenazah. Pukul 15.57 WIB, jenazah dibawa ke Puskesmas Boyan Tanjung untuk dilakukan pemeriksaan dan visum.
Setelah selesai, pukul 17.36 WIB jenazah dirujuk ke RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau untuk dilakukan penyuntikan formalin atas permintaan pihak keluarga.
“Dengan ditemukannya jenazah korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai pada pukul 17.40 WIB. Tim Basarnas Sintang kemudian kembali ke Kabupaten Sintang pada pukul 16.15 WIB setelah proses evakuasi selesai,” tambah IPTU Jamali.
Iptu Jamali jelaskan, berdasarkan keterangan keluarga, jenazah Rasidin akan dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya di Dukuh Rejosari RT 002 / RW 004, Desa Clapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah.
“Pihak keluarga melalui adik kandung korban juga menyampaikan permohonan agar jenazah tidak dilakukan otopsi, “tutup Iptu Jamali menyampaikan permintaan keluarga.
Untuk diketahui, dalam operasi pencarian usur yang terlibat tim Basarnas Sintang Viali Nikola, M. Alhadid, Abang SY, Fahriza, Rahmat.
Dari kepolisian Kapolsek Boyan Tanjung IPDA Egidius Egi, beserta 7 personel Polsek
Kemudian Camat Boyan Tanjung Aswad Malik, beserta jajaran Pj. Kades Teluk Geruguk beserta perangkat desa dan dan Keluarga korban dan masyarakat Desa Teluk Geruguk. (*)














