NUSANTARA

Jukungnya Ditemukan di Pantai Nggodek, Apakah Suwito Hilang karena Tenggelam?

×

Jukungnya Ditemukan di Pantai Nggodek, Apakah Suwito Hilang karena Tenggelam?

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Upaya pencarian seorang nelayan Suwito (65) alamat Dusun Wonokoyo RT 1 RW 3 Desa Ngrejo Kecamatan Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung yang diduga hilang tenggelam saat memancing ikan di laut belum membuahkan hasil.

Diketahui korban hilang setelah perahu jenis Jukung yang terbuat dari Fiber milik korban ditemukan di Pantai Nggodek berjarak kurang lebih 2,5 Kilometer dari bibir Pantai Brumbun dalam keadaan tenggelam sekira pukul 20.00 WIB, Senin (18/6) Malam.

Temuan tersebut oleh saksi Utomo (37) anak korban bersama Ketua RT Mulyanto (49) warga Dusun Wonokoyo RT 1 RW 3 Desa Ngrejo Kecamatan Tanggunggunung langsung melaporkannya ke Polsek Tanggunggunung sekira pukul 09.00 WIB, Sabtu (19/6/2021).

Demikian, dibenarkan oleh Kapolsek Tanggunggunung AKP Sukardi melalui Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Tri Sakti Syaiful Hidayat kepada mattanews.co melalui keterangan singkat, Sabtu (19/6/2021) Malam.

“Iya benar, telah dikabarkan seorang nelayan Suwito (65) diduga hilang tenggelam saat mancing di laut,” kata Tri Sakti.

Kata Tri Sakti, nelayan tersebut pamit kepada keluarga untuk pergi memancing ikan di laut berangkat dari Pantai Brumbun sekira pukul 09.00 WIB, Jum’at (18/6/2021) Pagi.

“Kebiasaan korban biasanya sekira pukul 12.00 WIB sudah pulang, namun ditunggu hingga sore hari sekira pukul 17.00 WIB belum juga pulang. Sehingga anak korban bersama Pak RT dibantu warga melakukan pencarian keberadaan korban,” ujarnya menambahkan.

“Sekira pukul 20.00 WIB menemukan perahu jenis Jukung yang terbuat dari Fiber milik korban ditemukan di Pantai Nggodek berjarak kurang lebih 2,5 Kilometer dari bibir Pantai Brumbun, dalam keadaan tenggelam, kondisi bak perahu dipenuhi air,” imbuhnya.

Menurut Tri Sakti, setelah saksi (anak korban.red) didampingi Ketua RT melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanggunggunung, petugas langsung berkoordinasi dengan Unit Inafis Polres Tulungagung dan Basarnas serta Basarta.

“Unit Inafis bersama Basarnas dan Basarta langsung ke tempat kejadian untuk melakukan olah TKP serta memintai keterangan beberapa saksi guna penyelidikan penyebab hilangnya korban,” ungkapnya.

“Petugas mengamankan barang bukti berupa perahu Jukung, didalamnya berisi pakaian warna abu-abu, celana training warna biru dan uang sejumlah Rp.195.000 rupiah diduga milik korban,” sambungnya.

Dari hasil olah ditempat kejadian lebih lanjut tutur Dia menjelaskan, Unit Inafis Polres Tulungagung menyimpulkan dugaan sementara korban hilang karena kecelakaan dan tenggelam di laut.

“Dan, ini dijabarkan keterangan BMKG  saat kejadian ketinggian ombak antara dua hingga empat meter dan perahu ditemukan tenggelam sedangkan bahan bakar bensin masih 3/4 tangki,” Tri Sakti memaparkan.

“Perahu tersebut merupakan bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Provinsi Jawa Timur diberikan kepada Kelompok Mina Anggar Lestari TA 2012,” tukas Polisi pernah bertugas di Polsek Gondang Polres Tulungagung.

Hingga berita dirilis korban belum diketemukan, masih dilanjutkan upaya pencarian oleh petugas gabungan tersebut.