MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Mencuatnya kabar terkait dugaan pelecehan seksual terhadap siswi yang dilakukan oleh oknum guru di salah satu SMPN di Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu telah sampai ke Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kapuas Hulu.
Menanggapi isu tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu Petrus Kusnadi menyampaikan pihaknya akan melakukan pendalaman lebih lanjut.
“Hal – hal seperti ini tentu menjadi atensi serius dari kita di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu,” ujar Kusnadi kepada wartawan pada Senin (24/3/2025)
Bahkan Kusnadi menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir bentuk-bentuk perilaku kekerasan terhadap murid.
“Apalagi kalau bentuknya pelecehan seksual,” tegasnya.
Menurut Kusnadi, hal ini merupakan permasalahan serius yang harus segera diselesaikan, baik secara kedinasan ataupun antara pihak yang bermasalah.
Karenanya, Kusnadi menyebutkan dirinya tengah berupaya untuk bertemu langsung dengan pihak-pihak yang dikabarkan menjadi korban.
“Kepala sekolah yang bersangkutan masih ke tempat keluarganya di luar Kapuas Hulu, korban juga nanti akan kita temui. Ada informasi yang beredar ada kemungkinan korban tidak hanya satu orang,” sebut Kusnadi.
Lebih lanjut Kusnadi mengatakan Disdikbud Kapuas Hulu sudah sejak lama membentuk tim ditingkat satuan pendidikan untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan, baik secara verbal ataupun fisik. Apalagi pegawai baik itu kontrak atau pun pegawai negeri sipil, semua harus memegang aturan disiplin PNS.
“Secara kedinasan harus ada ketegasan terhadap oknum yang bersangkutan, walaupun pihak-pihak terkait sudah ada kesepakatan secara kekeluargaan,” tegas Kusnadi.














