BERITA TERKINI

Kadus Dianiaya, PPDI Minta Polsek Segera Tindak Lanjuti Kasus Ini

×

Kadus Dianiaya, PPDI Minta Polsek Segera Tindak Lanjuti Kasus Ini

Sebarkan artikel ini

Reporter : Alvine

CIAMIS, Mattanews.co – Mendengar informasi ada salah satu kepala dusun mengalami pemukulan, PPDI Kabupaten Ciamis bereaksi dengan mendatangi Polsek Cikoneng. Sebelumnya, diketahui ada peristiwa pemukulan yang dilakukan warga terhadap kepala dusun di Kecamatan Sindangkasih.

Asep yang menjadi korban pemukulan menceritakan bahwa dirinya mendengar informasi adanya warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Disaat bersamaan, orang tua yang bersangkutan justru mengundang warga untuk melakukan kegiatan (pengumpulan massa).

Selanjutnya Asep meminta warga untuk berhati-hati. “Saya hanya memberi informasi, mau datang silahkan tetapi jaga protokol kesehatan, tidak hadir lebih baik untuk antisipasi hal-hal buruk,” ujar Asep.

Namun, Kamis sore setelah pulang dari rumah salah satu warga, di depan rumah kepala dusun ada 3 orang yang menunggu. Ternyata salah satunya adalah orang tua yang anaknya terkonfirmasi positif. Setelah berbincang di teras rumah, Asep mengaku diintimidasi dan dipukul hingga pingsan.

“Saya di cekik dan dibenturkan ke tembok, sambil siku tangan nya di arahkan ke kepala, setelah itu saya tidak sadar lagi, sampai warga berdatangan dan menolong saya,” ujar Kadus.

Kemudian setelah di bawa ke Kantor desa, Asep dirujuk ke Puskesmas untuk di cek kondisi kesehatan nya, tetapi karena dokter tidak berada di tempat, proses visum tertunda.

Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Cikoneng, tetapi mengingat adanya Pilkades serentak, pihak Polsek baru bisa menindaklanjuti setelah Pilkades digelar.

Toto Suryanto S.IP selaku ketua umum PPDI Ciamis menyatakan prihatin dan sangat sedih mendengar rekan sejawatnya terluka.
“Saya cukup terpukul, rekan rekan PPDI yang lain juga sangat emosional mendengar kejadian ini,” ujar Toto.

Sementara Mas Ahim menuturkan bahwa hari ini (Senin, 21/12/2020) Pengurus PPDI memanggil Asep untuk mendengar penjelasan secara utuh. “Alhamdulillah Pak Kadus sebagai korban sudah sehat walaupun luka bekas pukulan masih jelas terlihat di kening nya,” jelas Sekretaris Umum PPDI ini.

“Kami sudah ke Polsek, sekedar menanyakan tindak lanjut kasus ini, sekaligus meminta kepada aparat kepolisian untuk menegakkan keadilan, PPDI sendiri tidak berharap ada kejadian balasan yang melanggar hukum,” tambah Mas Ahim.

PPDI memang sudah meminta seluruh anggota tidak terpancing emosi nya, biarlah kasus ini diselesaikan secara hukum. “Kita adalah juga aparat pemerintahan terbawah, kita ikuti aturan hukum saja, jangan main hakim sendiri, kita beri contoh yang baik kepada masyarakat, Insya Allah Pak Polisi adil dan bijak,” tutupnya.

Editor : Chitet