MATTANEWS.CO, LAHAT – Jajaran Samapta Polres Lahat melakukan razia kafe yang berkedok panti pijat, pada hari Rabu (18/8/2021), sekitar puku 00.45 WIB.
Penggrebekan yang dipimpin langsung AKP Aprianto ke kafe BS, yang terletak di desa Kota Raya Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Sumatera Selatan (Sumsel).
Karena atas adanya laporan warga, yang merasa resah atas aktifitas di dalam kafe tersebut.
Benar saja, saat petugas Satuan Sat Samapta Polres lahat tiba di lokasi kafe, terlihat ratusan pengunjung lokasi kafe langsung kocar kacir meninggalkan kafe tersebut.
Pengunjung langsung menuju kendaraan masing masing dan kabur secepat kilat.
Personil Sat Samapta Polres Lahat yang sama sekali tidak menduga, bahwa di dalam tempat tersebut sesak oleh pengunjung.
Bahkan banyak pengunjung dalam keadaan setengah sadar, akibat pengaruh minuman keras.
Petugas sempat kewalahan mengamankan pengunjung di lokasi, yang akhirnya dibantu oleh empat orang anggota Satpol PP Pemkab Lahat.
Kapolres lahat AKBP. Achmad Gusti Hartono, melalui Kasat Samapta AKP. Afrianto menjelaskan kronologi penggrebekan tersebut.
“Sebelum bergerak, kita bersama Mako Polres Lahat melakukan doa bersama. Lalu tim langsung meluncur ke lokasi,” katanya.
Saat tim Polres Lahat berada di lokasi, mereka langsung membubarkan dan memasang Police Line di tempat hiburan karaoke tanpa izin tersebut.
Razia yang digelar pada Rabu dini hari tersebut, guna mengantisipasi terjadinya kerumunan di masa pandemi COVID-19.
Terlebih saat ini, sudah marak kafe atau tempat hiburan yang mengakibatkan terjadinya perkelahian.
Oleh karena itu, Kapolres Lahat langsung memerintahkan Sat Samapta untuk melakukan patroli gabungan bersama SatPol PP Pemkab Lahat.
“Di lokasi, ramai pengunjung dan warga tanpa menjaga jarak, tidak memakai masker, diperkirakan 100 orang lebih dan 50 unit kendaraan di lokasi,” ujarnya.
Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, lanjutnya, tim gabungan juga mengamankan belasan botol minuman keras, serta puluhan botol bekas miras lainnya.
Lalu, dua unit kendaraan roda dua diamankan ke Polres Lahat, membawa pemilik panti pijat dan 2 orang wanita yang akan dimintai keterangannya.
Sempat terjadi pelemparan beberapa botol minuman oleh warga, yang ada di luar bangunan.
“Saat kita melakukan razia ada beberapa warga sempat melemparkan botol minuman ke dinding, bahkan atap panti pijat,yang ingin memancing emosi petugas kita di lapangan,namun Alhamdulillah emosi petugas kita yang ada dilapangan tidak ada yang terpancing,” katanya.














