BERITA TERKINI

Kakanwil Kemenag Sulbar : Kunci Utama Tanggap Bencana Adalah Pelayanan

×

Kakanwil Kemenag Sulbar : Kunci Utama Tanggap Bencana Adalah Pelayanan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, SULBARDemi meningkatkan kesadaran, kepedulian dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, Badan Amin Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar, di Grand Hotel Mutiara Mamuju, Kamis (30/9/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sulbar yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, H. Muh. Ali Chandra, Kakanwil Kemenag Sulbar H. M. Muflih B Fattah, Kepala BPBD Sulawesi Barat H. Darno Majid, Kepala Baznas Tanggap Bencana Pusat Dian Aditya Mandana Putri, Ketua Baznas Sulbar H. Asraruddin, para Ketua Baznas se- Sulawesi Barat dan pengurus Baznas tanggap bencana Kabupaten Maros serta 44 peserta tanggap bencana se- Sulawesi Barat.

Ketua Baznas Sulbar H. Asraruddin melaporkan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman konsep dan upaya pengurangan risiko bencana. “Serta memiliki korps relawan untuk merespon bencana yang terjadi di wilayah Provinsi Sulbar,” katanya.

Sementara, Kakanwil Kemenag Sulbar, H. M. Muflih B Fattah mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Baznas Sulbar, telah berperan dalam hal pencegahan kebencanaan.

“Pelatihan manajemen bencana tingkat dasar ini, sebagai tujuan peningkatan kapasitas relawan agar menjadi pribadi tangguh dalam menghadapi permasalahan bencana,” kata Muflih, cucu dari kyai daeng ini.

Melalui kegiatan itu, kakanwil berharap kecepatan dalam merespon setiap kejadian bencana. “Karena itu adalah kunci utama memberikan pelayanan terbaik kepada para korban bencana,” urai kakanwil yang merupakan wakil ketua Rais Syuriah PWNU Sulbar ini.

Di tempat yang sama, Gubernur Provinsi Sulawesi Barat yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintah Hukum dan Politik, Muh. Ali Chandra berharap melalui pelatihan tersebut semoga semua menjadi paham.

“Khususnya meningkatkan kompetensi calon relawan, agar mengetahui ilmu tentang cara menangani bencana, cara penyelamatan dan lain sebagainya,” tandasnya. (*)